BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Para santri seharusnya mempunyai tugas belajar di pondok pesantren (Ponpes) tempat ia memondok. Namun berdeda dengan santri yang saat ini sedang menggelar Deklarasi “santri Lampung untuk jokowi”.
Koordinator Relawan Deklarasi “santri Lampung untuk jokowi”, Malikah Saadah mengatakan, dirinya memang sengaja mendidik santriwan dan santriwati untuk berpolitik (politikus). Hal itu ia katakan, saat diwawancarai di Bundaran Tugu Adipura, Jum’at (3/8).
“Kami malah mendidik mereka berpolitik, bukan dijual hanya untuk kepentingan saja. Dari kecil mereka harus dididik politiknya,” ujarnya.
Pantauan lampungsegalow.co.id, terlihat ratusan santriwan dan santriwati menggelar Deklarasi “santri Lampung untuk jokowi”, ada santri yang masih dibawah umur atau yang belum layak dalam menggelar aksi.
“Soal anak-anak santri memang dari kecil sampai besar sudah dipesantrenkan. Jadi kalau kami dianggap melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), kami tidak terima,” ucapnya. (adm/rf)
