Dendi Sidak Gegara Ombudsman

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat inspeksi mendadak.

GEDONGTATAAN LAMPUNGSEGALOW- Setelah mendapatkan raport merah dari Ombudsman tentang kurangnya pelayanan, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki interaksi kepada publik.

Dendi mengatakan, catatan yang diberikan oleh Ombudsman tentang Pemkab Pesawaran masuk zona merah dalam pelayanan, dirinya merespon positif terhadap catatan tersebut dan siap untuk berbenah. “Sebelumnya kita memang sudah mengeluarkan Standar Operasional Pelayanan (SOP), kepada dinas dinas yang bersentuhan secara langsung dengan masyarakat,” jelasnya, Selasa (13/2).

Dirinya juga yakin, catatan yang diberikan oleh Ombudsman tersebut, untuk membangun karakter dan guna memajukan Kabupaten Pesawaran menjadi lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan.

“Maka dari itu, hari ini saya cepat bereaksi, melihat dinas dinas yang memiliki pelayanan publik, harus mengikuti peraturan peraturan SOP yang telah tertuang dalam peraturan perundang-undangan, Permen, PP, dan juga Perda yang kita sudah terbitkan,” tegasnya.

Contohnya seperti di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bagaimana proses masyarakat mengadu, kemudian pelayanannya, walaupun kita ketahui BPBD tidak memiliki pelayanan kalau tidak ada bencana.

Namun, kalau masyarakat ingin mengadu, sama juga seperti di dinas Lingkungan Hidup yang diketahui masih ada wewenang yang dipegang oleh dinas seperti, limbah cair, rekomendasi B3, SPPL, dan juga izin lingkungan hidup.

“Setiap masyarakat yang ingin mengurus terkesan tidak mengetahui persyaratannya, prosedur apa saja yang dilalui, maka dari itu saya minta kepada dinas harus menyiapkan visual yang banyak agar masyarakat mengetahuinya,” pungkasnya.

Dendi juga mengakui, masih kurangnya fasilitas yang tersedia di dinas, namun dirinya meyakini hal tersebut bukan alasan untuk dinas tidak memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Tetapi kalau kita mau, memiliki dedikasi yang tinggi melayani saya yakin bisa, maka dari itu saya tuntut kepada setiap dinas dinas yang ada, mau tidak mengikuti atau menjalankan SOP yang sudah ditetapkan tersebut,”pungkasnya.

Di saat bersaan Wakil Bupati Pesawaran Eriawan juag menggelar kehgiatan serupa. “Kita ini satu kesatuan, bagaimana capaian kerja ASN itulah capaian hasil kerja Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” ujar wakil bupati.

Maka dari itu, dirinya meminta kepada para PNS maupun tenaga honorer untuk dapat bersikap disiplin dan bertanggungjawab. “Saya dan pak Bupati tidak pernah mencari popularitas, kami hanya ingin perbaiki Kabupaten Pesawaran, agar bagaimana memperbaiki kualitas pelayanan terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Dirinya juga menegaskan, kalau dibawah kepemimpinan Dermawan tidak ada istilah tebang pilih, semua harus dapat bekerja baik.

“Kita akan terus evaluasi kinerja para pegawai yang ada, mau itu ada hubungan dengan pak Bupati ataupun dengan saya sendiri, karena kami ingin Kabupaten Pesawaran merupakan salah satu daerah yang kompetitif diantara daerah lainnya, terutama dalam hal pembangunan,” tegasnya. (RF)