LAMPUNG SEGALOW (12/3) – Sebuah studi di Mount Sinai School of Medicine menemukan bahwa mengurangi makanan yang digoreng dan diolah dapat mengurangi peradangan pada tubuh. Makanan yang digoreng mengandung banyak lemak jenuh, yang dapat memperburuk peradangan.
Dan untuk melindungi kesehatan Anda terhadap peradangan dan rasa sakit yang disebabkan karena radang sendi atau arthritis, maka sebaiknya Anda menghindari makanan-makanan yang bisa memicu terjadinya radang sendi tersebut.
Dilansir dari RD, berikut ini adalah beberapa makanan yang bisa menjadi pemicu terjadinya radang sendi:
1. Susu
Salah satu makanan yang harus dihindari dengan radang sendi adalah produk susu. Rheumatoid arthritis (RA) secara khusus dapat dipicu sebagai respons terhadap protein yang ditemukan dalam susu.Tetapi tidak semua orang bereaksi dengan cara yang sama terhadap susu atau berbagai makanan berbahan dasar susu lainnya.
2. Gorengan
Sebuah studi di Mount Sinai School of Medicine menemukan bahwa mengurangi makanan yang digoreng dan diolah dapat mengurangi peradangan pada tubuh. Makanan yang digoreng mengandung banyak lemak jenuh, yang dapat memperburuk peradangan.Lona Sandon, RD, asisten profesor di University of Texas Southwestern Medical Center di Dallas, menyarankan beralih ke lemak tak jenuh, seperti minyak zaitun daripada mentega untuk memicu terjadinya radang sendi.
3. Gula
Gula olahan yang ditemukan dalam banyak makanan ringan kemasan melepaskan pemicu peradangan yang disebut sitokin ke dalam tubuh yang dapat memperburuk gejala radang sendi, menjadikannya salah satu makanan yang harus dihindari dengan radang sendi.
4. Daging
Daging lebih tinggi lemak dan kalori, yang mudah dimetabolisme menjadi bahan kimia yang menyebabkan peradangan dalam tubuh.Terlebih jika Anda memanggang, membakar, atau menggoreng daging pada suhu tinggi karena rasa hangus yang menggiurkan itu sebenarnya berasal dari AGEs (advanced glycation end products). AGEs dipecah oleh sitokin, yang kemudian dapat menyebabkan peradangan.
5. Kopi
Kopi telah dikaitkan dengan peningkatan kemungkinan mengembangkan RA dan itu adalah salah satu makanan yang harus dihindari agar tidak memicu terjadinya artritis atau radang sendi.Sebuah studi tahun 2009 yang diterbitkan dalam Arthritis Research and Therapy menemukan bahwa kopi tanpa kafein pun berkontribusi terhadap pengembangan RA dan menyarankan beralih ke teh yang kaya antioksidan. (LS/RF)
