LAMPUNG SEGALOW (21/3) – Belasan jam waktu penerbangan membuat seseorang lebih banyak duduk dan minim ruang gerak di pesawat. Oleh karena itu pemilihan pakaian dalam menumpang penerbangan jarak jauh harus diperhatikan sejak awal.
Tasya juga menyarankan sebisa mungkin menghindari sepatu bertali dan sepatu hak tinggi. Jika ingin tetap gaya, dapat menggunakan boots dengan penutup ritsleting dapat menjadi pilihan.
Sebab di beberapa bandara, khususnya luar negeri pemeriksaan sepatu sering dilakukan. Sepatu yang sulit dilepas dan dipasang dapat menambah panjang antrean pemeriksaan.
Tasya sendiri punya busana andalan saat harus menempuh penerbangan dalam waktu lama, yakni oversize t-shirt (kaus berukuran besar), celana legging heat tech (celana lentur dan nyaman dengan bahan yang hangat), serta jaket. Tasya sangat menghindari mengenakan celana berbahan jeans selama penerbangan.
Sama halnya dengan Tasya, Tyna juga punya pakaian andalan saat menempun penerbangan dalam waktu lama, yakni sweater berukuran besar, celana legging, dan tas ransel.
“Tas ransel punya banyak sekat, jadi bisa memasukkan banyak barang. Apalagi aku ada anak-anak,” jelas Tyna.
Untuk membuat penerbangan semakin nyaman, Tyna tidak lupa membawa kaus kaki dan bantal leher. Selain itu juga cairan softlense, tempat softlense, dan sikat gigi untuk penerbangan yang lama.
Baik Tasya maupun Tyna sepakat, selama penerbangan yang harus diutamakan adalah kenyamanan bukan tampilan. Berpakaian nyaman juga termasuk salah satu elemen penting dalam keselamatan di pesawat.
Pakaian nyaman dengan alas kaki yang mumpuni membuat proses evakuasi semakin cepat dan aliran darah tetap lancar selama penerbangan.(LS/RF)
