Hal terpenting untuk mencegah penularan kuman TBC di dalam rumah adalah membuat sirkulasi udara yang baik. Akan lebih baik lagi jika ada sinar matahari masuk. Sebab, kuman penyebab TBC lemah terhadap sinar matahari.
Sirkulasi udara yang buruk berpotensi membuat kuman penyebab TBC sulit diberantas. Akibatnya, seluruh anggota keluarga terjangkit penyakit ini secara bergantian. Apalagi jika daya tahan tubuh anggota keluarga yang buruk.
“Jadi kayak pingpong, habis bapaknya selesai, anaknya kena. Setelah itu ibunya. Itu karena tidak ditunjang daya tahan tubuh yang baik, dari makanan atau lingkungan rumah,” kata dia.
Karena mudah menular di rumah, dokter spesialis penyakit paru RSUI Depok, Irandi Putra Pratomo, mengatakan, jika ada salah satu penderita TBC di rumah, sebaiknya semua orang yang tinggal di rumah itu juga diperiksa, terutama anak-anak. “Balita biasanya yang menularkan ibunya sendiri, jadi harus ikut diperiksa,” kata dia.(LS/RF)
