Tanggapi Penyebaran Fitnah Dan Berita Bohong, Satpol PP Kota Bandar Lampung Gelar Aksi Unjuk Rasa

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (18/09) – Ratusan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandar Lampung menggelar aksi unjuk rasa terkait ujaran dan penyebaran fitnah serta berita bohong yang dilakukan oleh oknum organisasi kemasyarakatan di media sosial, Rabu, (18/9/2019)

 

“Pernyataan sikap melawan berita bohong yang di lakukan oleh Satpol PP Kota Bandar Lampung tak lain karena Satpol PP merupakan intansi resmi pemerintah yang di bentuk berdasarkan perundang-undangan serta abdi negara bukan intansi liar yang bisa di lecehkan dan di fitnah oleh siapa pun,” Kata Kasat Pol PP Kota Bandar Lampung Drs. Suhardi, SE, M.Hum saat berunjuk rasa di Tugu Adipura.

 

Suhardi juga menuturkan pernyataan sikap Satpol PP ini juga mendesak aparat hukum yang berwenang untuk mengusut dan menangkap penyebaran berita bohong, fitnah, dan ujaran kebencian terhadap Satpol PP Kota Bandar Lampung.

 

” Sudah ada respon, Wakapolres sudah memberikan statement bahwa Polresta Kota Bandar Lampung akan bekerja profesional dan bertindak cepat terhadap penanganan kasus ini, ” kata dia

 

Suhardi juga menyatakan bahwa penyebaran video dimana Satpol PP Kota Bandar Lampung yang dituduh merobohkan masjid di Kaliawi melalui media sosial yang menggunakan video tahun 2017 di Jawa Krapyak Kidul Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan Jawa Tengah, pengunggahan video tersebut mengandung unsur SARA.

” Sudah pasti, karena kalau sudah bicara simbol -simbol keagamaan semua orang pasti akan mudah tersulut, semua orang akan mudah terprovokasi. Nah ini, yang kita antisipasi supaya ini tidak terjadi, karena Kota Bandar Lampung ini milik kita semua dan kita wajib menjaga apalagi Satpop PP yang salah satu tugasnya diantaranya untuk menegakkan perda dan mewujudkan ketertiban dan kenyamanan di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya

 

Lanjut Suhardi, ia menghimbau kepada semua masyarakat Kota Bandar Lampung untuk tidak mudah terprovokasi bahwa itu adalah semata-mata fitnah yang memang dibuat untuk membuat resah warga masyarakat.

 

” Pertama tidak perlu dihiraukan.Kemudian, yang kedua semua bentuk hoax yang akan merusak persatuan, kesatuan serta persaudaraan kita harus kita lawan,” pungkasnya. (din/rf)