BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (13/10) – Waspada ! Maraknya pencurian kendaraan bermotor di Kota Bandar Lampung.Tidak pandang bulu, siapapun targetnya dan dalam kondisi apapun jika pantauan lengah alamat kendaraan bisa raib begitu saja.
Sri warga Jalan Tanjung Baru, Kotabumi Selatan , wanita yang berprofesi sebagai wartawan di media cetak dan online Kupas Tuntas di Kota Bandar Lampung mengalami nasib sial tersebut akibat kendaraan roda duanya raib di gondol maling saat mengantarkan rekanya mengunjungi Panti Asuhan Al-Husna, Jalan Kayu Manis, Sepang Jaya, Minggu(13/10/2019)
Sri mengatakan, Kurang lebih lima menit sepeda motor beat warna merah putih dengan plat BE 5398 QP itu berada di halaman parkir. Saat ia dan rekannya mengisi buku tamu, rekanya kembali ke parkiran dan mendapati motor miliknya sudah tidak ada ditempat tersebut.
” Saya dan teman mengunjungi panti asuhan untuk memberikan sedikit rezeki, ketika saya dan teman masuk, untuk mengisi buku tamu, gak lebih dari lima menit teman saya keluar dan motor saya sudah raib,” kata dia
Sri menjelaskan dari pantauan cctv, pencuri tersebut terdiri dari dua orang dan menggunakan motor Honda beat yang senada dengan warna motornya.
” Kalau lihat dari cctv pencurinya ada dua orang, mereka berboncengan menggunakan motor beat warna merah juga,” terangnya
Sementara itu selain kehilangan kendaraan roda dua, sri mengaku ia juga kehilangan berkas-berkas penting yang di taruhnya di motor.

” Ada barang berharga ijazah asli SD,SMP,SMA serta akta kelahiran, semuanya asli atas nama Seran (20) yang saya taruh di bagian depan motor ikut hilang,” katanya .
Jaelani (32) Sekretaris sekaligus pengurus panti asuhan Al Husna menerangkan bahwa kejadian seperti ini sudah kali kedua terjadi.
“Ini yang kedua kalinya, kalau yang pertama itu mahasiswa, ia lupa mencabut kunci motornya, jadi kunci motor masih menggantung di motor, dan kalau kejadian ini si mba sudah mengunci stang, dan motornya hilang,” Katanya
Untuk diketahui, untuk pengusutan lebih lanjut Sri melaporkan kasus pencurian Roda dua miliknya kepolsek Kedaton Tanjung Seneng, dan korban mengalami kerugian yang ditaksir sekitar Rp 18.390.000,-(din/rf)
