Herman HN Minta PC IMM Untuk Melaksanakan Pengkaderan Lima Kali Dalam Setahun

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW- Walikota Bandarlampung Drs.H. Herman HN, MM menghadiri dan menyampaikan orasi kebangsaan pada acara Stadium General dan Pembukaan Darul Arqom dan Latihan Instruktur Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Bandarlampung di Universitas Muhammadiyah Lampung, Labuhanratu, Rabu (30/10/2019)

Dalam orasinya Drs.H. Herman HN, MM meminta dalam pelaksanaan pemilihan kader tahun depan untuk melaksanakan pengkaderan sebanyak lima kali dalam setahun.

” Saya ingin bagaimana PC IMM ini mengadakan pengkaderan setahun lima kali, dengan sehari di drop dari pagi sampai malam selesai, yang penting hatinya sudah terikat dengan muhammadiyahnya. Caranya dengan iman dan taqwa kita ditingkatkan,” katanya

Lanjut Herman HN, ia menginginkan terjalinya kerjasama antar pemuda Islam serta pemenuhan kewajiban dan hak pemuda Islam untuk bersama bergotong royong dalam membangun negara yang baik.

” Bagaimana kita bersama, ini kan termasuk dakwah. Bagaimana umat Islam harus lebih kokoh, lebih kuat, kebersamaan, gotong royong bukan hanya mahasiswa saja,” katanya

Masih dalam kesempatan yang sama Rektor Universitas Muhammdiyah Lampung Dr. H. Dalman M.Pd, sangat mengapresiasi kegiatan yang di lakukan oleh PC IMM.

” Kegiatan dari Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, ini kegiatan yang sangat spektakuler karena mereka mampu mengadakan kegiatan Darul arqom tingkat nasional, dan pelatihan instruktur pimpinan cabang ini saya kira sangat luar biasa yang mereka lakukan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pengkaderan Mahasiswa ini melakukan pengkaderan melalui beberapa tahapan pengkaderan.

” Yang pertama melalui DAD, biasanya kita melakukan Darul Arqom Dasar itu ditahun-tahun awal memasuki perguruan tinggi, kemudian setelah itu bisa mengikuti Darul Arqom Muhammadiyah, lalu di lanjut ke Darul Arqom Paripurna, ” terangnya

Ia mengatakan tujuan dengan adanya pengkaderan mahasiswa muhammadiyah ini untuk menjadikan kader yang unggul berdaya saing tinggi.

” Tidak hanya di bidang imtek maupun imtaknya, tentu saja dengan adanya pengkaderan bisa menambah wawasan, dan pengetahuan baik tentang pengetahuan ilmu umum maupun khusus termasuk akidah akhlak, muamalah dan ibadahnya semuanya akan diberikan pengkaderan tersebut termasuk di bidang bagaimana mereka bisa berwirausaha,” katanya. (din/rf)