Cuaca Ekstrim Pengaruhi Naiknya Harga Kebutuhan Pokok

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (10/1) – Harga jual kebutuhan pokok, terutama bahan pangan di beberapa pasar kota Bandarlampung terpantau merangkak naik. Salah satu penyebab kenaikan harga barang adalah cuaca ekstrim yang dikhawatirkan menghambat penyaluran barang ke pasar-pasar dan proses produksi, Jum’at (10/1/2020).

Dalam perbincangan Lampungsegalow.co.id, Kepala Dinas Perdagangan H. Adiansyah, SE, MM, mengatakan cuaca berpengaruh terhadap harga kebutuhan pokok.

” Perubahan cuaca yang ekstrim di beberapa wilayah Indonesia berpengaruh terhadap harga dan kelangkaan kebutuhan pokok,”katanya

Menurutnya, akibat intensitas curah hujan yang sangat tinggi juga berpengaruh terhadap tanaman.

” misalnya untuk harga cabai lambat laun harganya naik. Hal ini kalau kita lihat, kita kurang dalam memproduksinya. Apalagi saat ini mulai masa tanam ya. Mungkin di tempat produksinya terdapat kendala karena cuaca ekstrim seperti banjir, ” katanya

Dengan adanya kondisi cuaca ekstrim seperti ini diharapkan tidak berlangsung lama dan selepas itu bisa normal atau memproduksi kembali. Kita juga akan melakukan beberapa upaya dalam menanggulangi kelangkaan barang dan kenaikan harga supaya tetap stabil.

” Nanti akan kita lihat, daerah – daerah mana saja yang tidak terpengaruh dengan itu. Kita akan mengupayakan supaya agen tersebut untuk membeli dari daerah yang tidak terkena dampak cuaca ekstrim,” terangnya

Lebih lanjut, ia menjelaskan untuk menekan semakin tingginya harga kebutuhan pokok dipasaran, pemerintah kota Bandarlampung akan terus melakukan pengawasan atau OP.

” Kita rutin dalam melakukan sidak, namun yang harus kita lakukan adalah mencari solusi dari masalah tersebut, ” jelasnya. (din/rf)