BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW(29/5) – Rusaknya belasan perahu nelayan tradisional di kelurahan Panjang Utara Kecamatan Panjang yang terhantam ombak pasang pada beberapa waktu lalu mendapat perhatian khusus dari camat panjang Bagus Harisma Bramando S. STP. M. IP, Jum’at (29/5/2020).
Bramando menerangkan kepada Lampung Segalow, untuk saat ini pihaknya telah mengajukan bantuan perbaikan bagi perahu dan rumah nelayan yang mengalami kerusakan ke Pemkot Bandar Lampung.
” Saya sudah mengajukan bantuan bagi para nelayan, tapi takutnya bantuan tersebut tidak maksimal karena melihat kondisi keuangan daerah untuk saat ini terkuras untuk pandemi covid 19, ” katanya.
Selain itu, ia juga meminta partisipasi dan kontribusi BUMN seperti Pertamina dan Pelindo yang berada di sekitar lingkungan nelayan untuk membantu perbaikan perahu nelayan tersebut.
” Ini lah waktunya, saya sangat mengharapkan agar para pengusaha (BUMN) bisa memberikan bantuan bagi nelayan terdampak supaya keberadaan para pengusaha tersebut memberikan manfaat tersendiri bagi para nelayan,” katanya.
Menurut Bramando, yang pasti untuk saat ini ia sudah mengajukan permintaan bantuan ke kota dan sedang dalam proses. Alangkah baiknya jika semua kita ajukan, baik ke kota ataupun pengusaha.
“Kita ajukan keduanya. Kota kita ajukan dan ke pengusaha juga kita ajukan. Ya, mana yang keluar langsung kita berikan kepada para nelayan, ” terangnya.
Sementara untuk kerusakan perahu para nelayan, Bramado mengatakan kerusakan perahu dinilai hanya mengalami kerusakan ringan, seperti kebocoran papan.
” Kemarin setelah saya lakukan kunjungan, saya lihat seperti papanya sompel, bocor bukan total harus beli baru, jadi dananya juga harus sesuai. Namanya bantuan tidak semuanya harus tercover, ” jelasnya.

Untuk saat ini pihak kecamatan Panjang sudah melakukan komunikasi meminta bantuan atas musibah bagi nelayan yang terjadi beberapa waktu yang lalu kepada pihak BUMN, mereka mengatakan siap membantu.
” Ya, alhamdulillah sudah ada respon dari pihak BUMN, mereka (pihak BUMN) sudah memberikan signalnya, pengusaha tersebut sempat meminta saya untuk mengirimkan data. Tapi untuk kepastiannya, kita tunggu saja, ” pungkasnya. (din/rf)
