BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Bakal calon walikota Rycko Menoza – Johan Sulaiman (Rycko Jos) mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota setempat, Jum’at (4/9/2020).
Kedatangan mereka dan rombongan sekira pukul 09.30 WIB dalam rangka pendaftaran calon kepala daerah Kota Bandarlampung pada Pilkada Tahun 2020.
Usai menyerahkan berkas persyaratan, Rycko mengatakan bahwa langkah berikutnya bakal calon walikota Rycko Jos menunggu surat pengantar untuk mengikuti tes kesehatan.
“Alhamdulillah, hari ini kita diantar oleh berbagai macam pendukung elemen partai politik, besok kita menunggu surat pangantar untuk siap-siap tes kesehatan, tetapi tentunya kita sabar menunggu calon dari Kabupaten lainnya untuk bersama-sama menjalani tes kesehatan,” katanya.
Menurut Rycko, pihaknya sudah membentuk tim kemenangan yang sudah terdaftar di KPU dengan ketentuan ketua dari Golkar, sekretaris dari PKS.
“Ketua Bang Yuhadi, sekretaris nanti dari PKS dan nanti berurut kebawah kita saling melengkapi dan bisa berbagi tugas,” terangnya.
Lebih lanjut ia mengatakan jargon tim-nya “Bandarlampung Baru Rycko Jos” hal ini tentunya untuk menentukan kekompakan.
“Nanti kita akan buat seragam dengan jargon kita, mulai dari kebersamaan dan kekompakan niat kita bersama untuk membangun Bandarlampung yang lebih baik, ” imbuhnya.
Sementara Johan yang merupakan bakal calon wakil walikota mengatakan penyerahan berkas di hari pertama ini menyerahkan kesiapan mereka dalam mengikuti Pilkada 2020.
“Harapan kita daftar pertama kali, ingin menunjukkan kesiapan kita secara pribadi bahwa kita sudah siap menghadapi Pilkada dan memenangkan Pilkada tahun ini,” ungkapnya.
Menurut Johan untuk kesiapan berkas itu sudah ditanda tangani tinggal menunggu proses dari kemendagri.
“Itu 30 hari, setelah itu turun surat kemendagri nah itu resminya, lalu sudah tanda tangan diatas materai dan itu sudah memenuhi persyaratan hanya pengukuhan penguatan tunggu dari kemendagri,” tuturnya.
Dari pantauan lampungsegalow.co.id rombongan Rycko Jos tiba di KPU dihantarkan menggunakan bus pariwisata, dan barisan pendukung nampak di depan Kantor KPU yang dijaga oleh aparat TNI/Polri. (Din/RF)
