Belum Juga Ditemukan, Tim BPBD dan Basarnas Masih Melakukan Pencarian Korban Hanyut

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW– Sudah 24 jam korban hanyut bernama M. Alfarenza Sahkeel (3 th) dibPasae Tugu Jalan Hayam Wuruk hingga kini belum juga ditemukan, Senin (17/5/2021).

Dari pantauan Lampung Segalow di lapangan terlihat tim SAR, Basarnas, BPBD, TNI-Polri masih menelusuri aliran drainase di jalan Hayam Wuruk dan aliran sungai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana kota Bandarlampung, Syamsul Rahman mengatakan untuk melakukan pencarian hari di bagi menjadi empat tim.

“Yang pertama di bawah flyover jalan Gajah Mada menulusuri drainase namun belum ditemukan dan sekarang masih melakukan pembersihan sampah oleh petugas kebersihan,” terangnya.

Selanjutnya, untuk tim yang kedua ditugaskan untuk menelusuri sungai arah ke Graha Husada, untuk yang ke tiga arah ke Jalan Sultan Selamet dan ke empat arah ke Gunung Camang.

“Kita harapkan cepat ketemulah. Satu tim berjumlah 15-17 orang dengan total dari empat tim itu berjumlah 70an belum lagi ditambah yang lainya. Pencarian untuk hari ini kita targetkan sampai pukul 17.00 wib, kita jeda sebentar nanti kita lanjut lagi,”bebernya.

Menurut dia, untuk tim pencarian di bekali perlengkapan savety untuk tim, karena keselamatan tim adalah yang terpenting dan menjadi prioritas agar tidak terjadi inseden sedikit boun dalam pencarian.

“Kita gunakan alat untuk memotong besi dan baja serta kita berikan perlengkapan savety untuk tim, karena keselamatan tim adalah prioritas, saya sudah tekankan kepada teman-teman di lapangan harus zero inseden,” tegasnya.

Ia menambahkan, untuk penggunaan perahu karet itu akan melihat situasi dan kondisi, tergantung hasil evaluasi setelah selesai rencana ini.

“Kalau kemungkinan keluar ke muara, jika memang memerlukan perahu karet maka akan kita berikan perahu karet,” imbuhnya. (Din/AA)