Keluh Kesah Pedagang Smep

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Keluh kesah pedagang Pasar Smep Jalan Batu Sangkar, Kelapa Tiga, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, dagangannya sepi tak terjual, sebab adanya perpindahan ke kios baru. Rabu (5/1).

Hal ini diungkapkan langsung oleh Tini, salah satu pedagang kerupuk, yang sebelumnya berjualan di Jalan Batu Sangkar. Ia mengaku sedih, dikarenakan sepinya pembeli yang berkunjung, sebab hanya menghabiskan modal yang ia keluarkan.

“Yah masih sepi, belum ada pengunjungnya, istilahnya belum ada pembelinya ya. Pendapatan sehari enggak nentu, narik pelaris aja susah banget,” ungkap dia.

Ia juga mengatakan, dengan situasi yang memang sepi pembeli, banyak pedagang yang tidak berjualan, dan lebih memilih untuk tetap di rumah.

“Ada yang belum dagang, melihat situasi masih kaya gini, pada masih di rumah,” kata dia.

Kemudian, ia juga mengatakan, untuk mengantisipasi supaya barang dagangannya laku terjual, para pedagang berpindah untuk berjualan dipinggir jalan, sekitar pukul 3 sore.

“Kalau di sini enggak dapet duit, ngobrol-ngobrol aja kaya gini, pada nyantai,” ujar dia.

Sementara itu, salah seorang pedagang sayuran di Pasar Smep, Kasmiati juga mengungkapkan, bahwa para pedagang merasa tidak sanggup, dengan diterapkannya biaya sewa kios.

“Kalau memang udah memadai untuk penjualannya ya kita mau, tetap lanjut. Tapi kalau masih sepi seperti ini bagaimana mau mengangsurnya,” ucap dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan, sudah 23 hari ada penarikan salar dan uang kebersihan, yang masing-masing bertarif Rp2 ribu.

“Ini aja 23 hari udah dimintai salar pasar, kalau keamanan dan sampah dari mulai disini sudah dimintai, karena satpam kan jaga setiap hari Rp2 ribu, sampah Rp2 ribu, tambah salar pasar Rp2 ribu,” tutur dia.

Mereka (para pedagang) berharap, mudah-mudahan hal ini bisa segera dibenahi oleh pemerintah, agar para pedagang yang berjualan di pinggir jalan mau berjualan di dalam Pasar Smep, sehingga para pembeli mau berkunjung ke dalam Pasar Smep.

“Kalau mau di bongkar semua. Depan itu kalo perlu jalan-jalan itu yang bikin macet, yang bikin orang pada males belanja disini,” harap dia. (TSF/AA)