DPR RI Soroti Proyek SPAM Tidak Sesuai Target

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Pemasangan jaringan air minum atau lebih dikenal dengan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) kota Bandarlampung tidak sesuai target. Hal ini menjadi sorotan anggota Komisi V DPR RI Robert Rouw menyoal tak optimalnya pelaksanaan proyek air minum di Kota Bandarlampung. Kamis (27/1).

“Sangat disayangkan, dari target 60 ribu pemakai, PDAM Way Rilau baru bisa melayani 4 ribu lebih pemakai,” ujar Robert Rouw kepada Walikota Eva Dwiana dan Direktur PDAM Way Rilau Suhendar Zuber di Reservoir PDAM Way Rilau Kota Bandarlampung jalan ZA pagar alam Rajabasa.

Menurut dia, seharusnya pada tahun pertama, target pemasangan Proyek Strategis Nasional Si SPAM sebanyak 14.000 sambungan rumah, namun hanya terealisasi 4.934 (35%).

“Pemasangan sambungan rumah oleh PDAM Way Rilau tidak dapat berjalan sesuai rencana karena keterlambatan pemasangan dalam pembangunan jaringan perpipaan,” ujar dia.

Robert Rouw akan membawa permasalahan ini ke pemerintah agar mendukung percepatan SPAM agar masyarakat Kota Bandarlampung bisa secepatnya menikmati air minum.

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana berharap dengan adanya kunjungan Komisi V DPR RI dapat melaksanakan kembali pembangunan yang sempat tertunda. Dia titip pesan agar pemerintah pusat memulai kembali pembangunan yang sempat tertunda.

”Kami akan mendukung agar secepatnya masyarakat Bandarlampung bisa secepatnya menikmati air minum,” kata dia.

Sementara itu, Direktur PDAM Way Rilau Suhendar Zuber menjelaskan bahwa akibat Pandemi Covid-19 terjadi defisit anggaran yang berdampak pada Proyek Strategis Nasional.

“PDAM dan Pemkot telah mengajukan DAK melalui kementerian PUPR sebesar Rp27.9 miliar, namun baru terealisasi Rp4,3 miliar pada tahun 2022. Hal ini sangat tidak terealisasi,” jelas dia. (Din/AA)