ASI PADA SAAT MENSTRUASI MENGAPA SERET?

LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Siklus Menstruasi yang normalnya terjadi setiap bulan, berhubungan dengan kesuburan, kehamilan, dan bahkan menyusui. Ya Moms, hormon yang dimiliki ibu menyusui, terbukti dapat mencegah Menstruasi. Sehingga, ada beberapa ibu menyusui yang tidak Menstruasi berbulan-bulan bahkan hingga si kecil disapih di usia 2 tahun.

Salah satu hal yang menyebabkan ibu menyusui tidak Menstruasi adalah karena pengaruh hormon prolaktin pada ASI yang dapat menekan hormon reproduksi. Akibatnya, ovulasi atau proses pelepasan sel telur untuk pembuahan tidak terjadi. Sehingga, menyusui eksklusif pun biasanya dapat menjadi KB alami bagi ibu.
Namun bukan berarti semua ibu menyusui tidak Menstruasi. Bahkan beberapa di antaranya kembali menstruasi setelah 6 minggu usai melahirkan. Namun, beberapa ibu merasakan produksi ASI jadi lebih seret saat Menstruasi. Kenapa bisa begitu, ya?

Penjelasan soal Penyebab ASI Seret saat Menstruasi
Menstruasi menyebabkan kadar estrogen dan progesteron naik, dan kandungan kalsium dalam darah turun. Nah Moms, kondisi tersebut bisa mengganggu produksi ASI, dan menyebabkan nyeri pada payudara serta puting.

Namun, ASI seret saat Menstruasi ini umumnya tidak terlalu signifikan dan biasanya hanya terjadi beberapa hari sebelum Menstruasi. Hanya saja, seperti dikutip dari Milkbar Breast Pumps, di periode tersebut, bayi bisa jadi lebih rewel karena perubahan hormon yang dapat menyebabkan rasa ASI sedikit berbeda.
Ya Moms, komposisi ASI memang berubah di sekitar ovulasi atau pertengahan siklus. Ini karena tingkat natrium dan klorida dalam ASI naik, sementara laktosa dan kalium turun. Jadi, ASI bisa menjadi lebih asin dan kurang manis.

Cara terbaik untuk mengatasi ASI seret saat haid adalah dengan menyusui bayi sesering mungkin dan perbanyak skin to skin contact. Jangan lupa juga untuk tetap terhidrasi, dan coba konsumsi suplemen kalsium dan magnesium sebelum dan selama Menstruasi.

Ibu menyusui juga bisa mengonsumsi makanan yang mengandung galactagogue untuk membantu meningkatkan produksi ASI. Mengutip Very Well Family, ibu menyusui juga perlu makan makanan yang bergizi seimbang seperti makanan yang kaya zat besi, yaitu daging merah atau sayuran hijau.
Nah Moms, jika ternyata produksi ASI sangat seret, jangan ragu untuk segera mengunjungi konsultan atau konselor menyusui untuk meminta saran dan konsultasi. Perhatikan juga tanda-tanda bayi mendapatkan cukup ASI, misalnya saja terlihat tenang dan tidak rewel, dan juga berat badannya bertambah.(Ist/Zar/AA)