LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Kehamilan adalah momen yang ditunggu-tunggu bagi pasangan yang ingin memiliki momongan. Rasa tak sabar menanti kehadiran si buah hati kerap membuat calon orang tua melakukan tes kehamilan sendiri untuk mengetahui apakah sudah ada pembuahan pada rahim atau belum.
Untuk mengetahui apakah pasangan positif hamil atau belum yakni dengan menggunakan test pack. Test pack bekerja dengan mendeteksi hormon tertentu yang terkandung di dalam urine tersebut. Dalam beberapa saat saja, Anda dan pasangan sudah bisa mengetahui hasilnya.
Cara Kerja Test Pack
Mungkin banyak yang masih mengira test pack kehamilan berfungsi setelah terpapar urine. Hal ini tidak salah, namun tidak sepenuhnya benar.
Lebih tepatnya, test pack menunjukkan hasil setelah terpapar hormon Human chorionic gonadotropin (hCG) yang terkandung di urine. Dilansir dari Pregnancy Birth & Baby, hormon ini muncul pada kandungan darah dan urine wanita saat masa kehamilan.
hCG terbentuk dari plasenta hasil perkembangan embrio. Jika test pack mendeteksi kandungan hCG dalam urine, maka hasilnya akan menunjukkan positif.
Biasanya, butuh waktu hingga 2 minggu setelah pembuahan bagi hormon hCG untuk mencapai kadar yang tinggi sehingga dapat terdeteksi oleh test pack. Jadi jangan kecewa bila hasil tes Anda negatif. Tunggu lah beberapa hari atau minggu sebelum kembali melakukan tes, bisa saja hasilnya berubah!
Waktu Terbaik Melakukan Tes Kehamilan
Sebenarnya tes kehamilan dapat dilakukan pada waktu kapan pun. Meskipun begitu, sejumlah studi menunjukkan bahwa waktu terbaik untuk melakukan tes kehamilan adalah di pagi hari.
Dilansir dari Very Well Family, banyak perusahaan produsen test pack merekomendasikan Anda melakukan tes di pagi hari. Sebab, kadar hormon hCG dalam urine lebih terkonsentrasi saat Anda bangun tidur di pagi hari.
Kadar hCG sendiri akan terus meningkat setiap 2-3 hari di masa awal kehamilan, jadi Anda tidak perlu cemas saat tes menunjukkan hasil negatif. Setelah memasuki minggu keempat atau kelima, kadar hCG Anda akan mencapai yang tinggi sehingga terdeteksi di urine.
Jika kesibukan dan kondisi lain membuat Anda tidak bisa melakukan tes di pagi hari, Anda bisa menciptakan kembali kondisi urine di pagi hari dengan tidak buang air selama 4 jam. Hindari pula minum air terlalu banyak karena dapat mengencerkan kadar hCG dalam urine.
Positif Hamil, Apa Langkah Selanjutnya?
Jika hasil tes positif, maka selanjutnya Anda bisa memeriksakan kandungan ke dokter spesialis atau bidan untuk mengetahui usia hingga kondisi janin Anda.
Pada pemeriksaan pertama, dokter umumnya akan melakukan USG transvaginal untuk melihat kondisi janin. Setelahnya, Anda akan diminta untuk kembali mengecek kandungan setelah berusia 10 minggu.
Di masa-masa awal ini, Anda pun harus senantiasa menjaga kondisi fisik dan kesehatan tubuh. Bila perlu konsumsi asupan tambahan seperti multivitamin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian baik untuk Anda maupun calon bayi. (Ist/Zar/AA)
