PTM PENUH KEMBALI DIBERLAKUKAN

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bandarlampung akhirnya kembali di laksanakan secara menyeluruh. Senin (14/3)

Mengenai pelaksanaan PTM ini, Kepala Sekolah SDN 1 Palapa, Mimin Tarsih menjelaskan, bahwa pelaksanaan PTM ini diberlakukan secara menyeluruh, dimana untuk kelas 1 sampai 5 SD dibatasi hanya 50 persen, dan untuk kelas 6 SD dilaksanakan 100 persen, dan pelajaran dilakukan selama 2 jam.

“Bahagia banget, seneng banget, ibarat kayak pesta, terutama untuk Sekolah Dasar. Karena selama ini kan kita ada PTM, kemudian ditunda lagi karena naiknya level PPKM,” Ungkap dia kepada Lampung Segalow.

Ia juga mengatakan, banyak kendala saat melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), dikarenakan tidak ada interaksi langsung antara guru dan murid. Dan juga kendala dari sinyal jika terdapat gangguan.

“PJJ beda ya dengan pembelajaran tatap muka, lebih enak tatap muka, karena anak bisa langsung guru bertemu anak, bisa berinteraksi dan langsung bertanya. PJJ juga banyak kendala, terutama sinyal. Apalagi ini kan musim hujan ya, kadang sinyal agak susah. Ada juga kendala hp nya satu, itu kadang mereka ambil tugas di sekolah, kemudian mengerjakan di rumah,” Ucap dia.

Lebih lanjutnya, adanya PTM ini, sudah sesuai Standard Operating Procedure (SOP) Pemerintah, dimana murid yang mengikuti PTM harus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Mereka mengikuti semua, baik dari pakai masker, bawa handsinitizer, bawa alat tulis, bawa bekal dari rumah, pokoknya tertib. kami juga menyediakan masker cadangan,” Lanjut dia.

Sementara, Tari warga palapa yang sebagai wali murid mengaku senang dengan diberlakukan kembali PTM. Menurut dia, dengan PTM ini, bisa belajar dengan maksimal, serta membuat anak-anak bisa berinteraksi dengan para guru.

“Alhamdulillah saya seneng banget mba, udah mulai PTM, karena anak anak bisa sosialisasi dengan teman-teman, guru, ketimbang daring kan cuma dirumah aja, belajar juga lebih maksimal kalau di sekolahan. Anak-anak juga mentalnya lebih berani, ketimbang belajar di rumah,” tutur dia.

Senada, Isna yang juga sebagai wali murid kelas 2 berharap, sekolah bisa dilaksanakan lagi secara normal, agar anak-anak bisa lebih bersosialisasi di sekolah.

“Harapan kedepan full. Minta sekolah tatap muka full. Supaya anak-anak Indonesia bisa semangat lagi belajarnya. Kalau di rumah kan nggak ada temannya, kami (ibu rumah tangga) juga nggak maksimal ngajarnya, karena ada pekerjaan lain,” tandas dia.

Diketahui, Sebelumnya PTM di Kota Bandarlampung sempat dihentikan sementara pada tanggal 7 Februari. (TSF/AA)