BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Ditengah teriknya mentari, enam orang peserta aksi demo tak sadarkan diri ditengah-tengah aksi demo di depan pintu masuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Dimana ini terjadi pada saat Bulan Ramadhan, sehingga keenam orang tersebut kelelahan dan berujung pingsan. Rabu (13/04).
Enam orang tersebut merupakan Mahasiswi yang langsung dibawa ke Ambulance, yang sudah disediakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung dan PMI Kota Bandarlampung.
Menanggapi hal tersebut, Humas PMI Provinsi Lampung, Aji Prasetyo mengatakan, PMI Lampung menyiapkan 2 unit mobil Ambulan dengan 8 Personil, kemudian dari PMI Kota Bandarlampung menyiapkan 1 unit mobil Ambulan dengan personil 11 orang.
“Sampai saat ini sudah 6 orang yang kami tangani.” ujar Aji Prasetyo.
Kemudian, salah satu Mahasiswi Poltekes yang telah sadar dari pingsan, Shifa (20) mengatakan, bahwa ia pingsan dikarenakan Cuaca yang terik sehingga memicu kelelahan.
“Karenakan kita aksi demo ini dibulan puasa dan juga cuaca ini panas terik, sehingga memicu kelelahan, kehausan dan kepala menjadi pusing sehingga mengakibatkan pingsan dan kekurangan oksigen” kata dia.
Diketahui, Enam Mahasiswi yang pingsan tersebut berasal dari Kampus yang berbeda-beda. Yakni, Sonya (19) Poltekes, Sephia (18) Poltekes, Erika (18) Poltekes, Santi (20) KAMMI, Sifa (20) Poltekes, Ayu (17) UIN. (TSF/AA)
