ARINAL DJUNAIDI DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI FAN KEUANGAN SYARIAH

BANDAR LAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi sekaligus sebagai Ketua KDEKS Provinsi Lampung membuka Rapat Pleno Komite Daerah Keuangan dan Ekonomi Syariah (KADEKS) Provinsi Lampung Tahun 2023 di Hotel Sheraton, Kamis (5/10).

Rapat Pleno ini  diselenggarakan dalam rangka menindaklanjuti arahan Bapak Wakil Presiden RI pada acara Pengukuhan KDEKS Provinsi Lampung tanggal 28 Agustus 2023 yang lalu, yaitu untuk segera  menyusun program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara inovatif, terarah dan terukur. 

Dalam sambutannya Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan bahwa Pembentukan KDEKS Provinsi Lampung merupakan langkah strategis dan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengakselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.  

Potensi pengembangan produk dan jasa syariah cukup besar di Provinsi Lampung, seperti adanya perbankan syariah pada BUMD, pemberdayaan ekonomi UMKM dan Koperasi syariah, penginapan konsep syariah, dan sebagainya.  

Dengan terbentuknya KDEKS Provinsi Lampung, maka tinggal merajut apa yang sudah dilakukan sebelumnya agar kemajuan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Provinsi Lampung makin berdampak luas dan nyata.

Gubernur Lampung mengingatkan agar dalam merumuskan program kerja KDEKS, hendaknya dikaji dan digali potensi ekonomi keuangan syariah yang unggul.  

“Saya selaku Ketua KDEKS Provinsi Lampung mengingatkan agar KDEKS Provinsi Lampung dapat menghasilkan program-program ekonomi dan keuangan syariah berkolaborasi dengan sektor pertanian dalam arti luas,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, sektor pertanian merupakan penyangga utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung. Pembangunan pertanian sangat terkait dengan ekonomi syariah karena kekuatannya terletak pada sektor ekonomi riil, dan peran vitalnya dalam mencapai hampir semua komponen tujuan syariah.

Banyak potensi ekonomi dan keuangan syariah di sektor pertanian untuk mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan, melalui pendekatan seperti halnya memperluas akses pembiayaan untuk pengembangan usaha.

“Saya sudah menginisiasi Program Desa Baznas untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa,” ucapnya.

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Lampung Rinvanyanti, SE, MT., dalam sambutannya mengatakan bahwa Provinsi Lampung adalah Provinsi ke-10 dari 22 Provinsi yang telah membentuk KDEKS yang diketuai oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Direktur eksekutif Ardiansyah.

Rinvayanti menyampaikan bahwa Rapat Pleno ini bertujuan untuk merumuskan dan menetapkan program kerja KDEKS Provinsi Lampung yang hasilnya akan dilaporkan secara langsung kepada Ketua KDEKS Provinsi Lampung Gubernur Arinal Djunaidi. (Ls)