BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Calo penjual gelang tiket palsu masih bergentayangan di pekan Raya Lampung (PRL), sehingga banyak pengunjung PRL yang tertipu oleh adanya tiket palsu. Kamis malam (19/10).
Dari pantauan di lapangan banyak pengunjung yang di tolak masuk lantaran saat diperiksa gelang tiketnya ternyata palsu. Hal ini juga membuat ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) , Ary Meizary terlihat turun langsung ke gerbang pintu masuk membantu panitia yang lain melakukan pemeriksaan dan mengarahkan pengunjung agar berhati-hati dengan adanya gelang tiket palsu.
Salah satu pengunjung asal Teluk Betung, Panji menjadi salah satu korbannya. Ia mengatakan mendapatkan gelang tiket palsu ini dari seseorang calok di depan area parkir motor.
“Tadi, setelah parkir motor ada yang nawarin tiket di depan. Tiket palsu ini saya beli dengan harga Rp 25 ribu/tiket,” ujarnya.
Menurutnya, Dia yang datang bersama keempat rekanya tersebut tidak menyangka kalau gelang tiket yang dibelinya palsu.
“Gak nyangka aja, karena masih di area PRL jual tiketnya sehingga saya dan teman-teman kira itu gelang tiket pasti asli. Lagipula ini kan malam agak gelap, jadi sulit membedakannya,” jelasnya.
Hal yang sama juga dialami oleh Adi, warga kota bumi yang datang bersama 7 orang rekannya ini juga membeli tiket palsu.
“Saya dan teman-teman gak tau kalau ada tiket palsu. Dah beli sebanyak 8 tiket. Tadi saya beli tiket tersebut dengan harga Rp 50 ribu di area depan,” Ujarnya.
Dia menyampaikan, awal mulanya ia dan rekanya hendak parkir motor terus ada calok penjual tiket , calok tersebut mengatakan bahwa tiket offline sudah habis di dalam.
“Karena kita kan jauh tuh mas dari Kota Bumi, jadi kita ya beli-beli saja. Daripada sampai sini kehabisan tiket, ini kan ada band ternama juga, pasti ramai. Ya sudah kita beli, tapi ketika di pintu masuk saat diperiksa panitia, gelang tiketnya palsu. Kecewa sih iya, tapi mau gak mau kita beli lagi di penjualan tiket offline yang diarahkan pihak panitia,” paparnya.
“Iya kalau dihitung-hitung kita habis banyak juga sih untuk tiket masuknya. Tapi gak apa-apa lah, karena sudah sampai sini, sayang kalau gak masuk kedalam, selain nonton konser kita juga kan mau lihat stand pembangunan di setiap kabupaten/kota,” imbuhnya.
Sebelumnya, pihak panitia sudah melakukan himbauan kepada pengunjung PRL atas peredaran gelang tiket palsu.Masyarakat diminta untuk berhati-hati dan tidak tertipu, karena penjualan tiket dan penukaran tiket hanya melalui panitia resmi PRL 2023.
Berikut cara membedakan tiket asli dan palsu PRL 2023:
- Tiket asli warnanya lebih cerah dan mengkilap. Tiket palsu warnanya lebih pudar dan kusam.
- Tiket asli memiliki grid atau cacahan. Tiket palsu tidak ada gridnya.
- Tiket asli tidak mudah sobek karena bahannya berkualitas. Tiket palsu mudah sobek karena bahannya kertas biasa.
- Tiket asli tahan air karena bahan waterproof. Tiket palsu mudah buyar jika terkena air.
- Tiket asli memiliki barcode yang bisa di scan. Tiket palsu barcode nya tidak terlihat dan tidak bisa di scan. (Din/N)
