
LAMPUNG – Fitri Lema Kurniasari (25), perempuan yang menjadi korban pembakaran oleh suaminya sendiri, Junaidi, di Kota Metro, Lampung, ternyata sedang hamil. Saat ini, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka bakar serius yang dialaminya.
Sementara itu, kepolisian masih mendalami motif pelaku melakukan pembakaran terhadap istrinya tersebut. Penyidik tengah menggali keterangan Junaidi untuk mengetahui latar belakang peristiwa yang terjadi pada Minggu (11/10/2026) dini hari itu.
Kasat Reskrim Polres Metro AKP Rizky Dwi Cahyo mengatakan, informasi mengenai kehamilan korban diketahui berdasarkan hasil pendalaman penyidik serta pemeriksaan di rumah sakit.
“Hasil dari pendalaman, rupanya korban ini tengah mengandung. Untuk kondisi masih menjalani perawatan di rumah sakit,” kata Rizky, Selasa (13/10/2026).
Menurut Rizky, kehamilan korban belum dapat dipastikan berkaitan dengan aksi pembakaran yang dilakukan suaminya. Polisi masih memeriksa pelaku untuk mengungkap pemicu kejadian tersebut.
“Ini anak kedua, yang pertama ada di pihak keluarga mereka. Apakah kehamilan ini menjadi pemicu pembakaran itu masih dalam proses penyelidikan atau ada pemicu lainnya, penyidik masih menggali keterangan pelaku,” ujarnya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.39 WIB di kediaman korban di Jalan Melati Timur, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Lampung. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dibakar saat sedang tertidur.
Akibat kejadian itu, Fitri mengalami luka bakar pada bagian wajah, badan, hingga kaki. Tingkat luka bakar yang dialaminya dilaporkan mencapai 80 persen sehingga korban harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Dalam proses penyelidikan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Barang bukti itu antara lain korek api gas berwarna merah dan botol air mineral berisi bahan bakar jenis pertalite.
Petugas juga menyita kasur, sprei, dan bantal yang diduga berkaitan dengan kejadian. Selain itu, satu unit sepeda motor Honda Revo berwarna hitam silver serta sejumlah pakaian, termasuk celana, baju, bra, dan celana dalam, turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Penyitaan barang-barang tersebut dilakukan untuk membantu penyidik mendalami rangkaian kejadian dan mengungkap bagaimana pembakaran terhadap korban berlangsung.
Hingga Selasa (13/10/2026), polisi masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan motif di balik tindakan pelaku. Penyidik juga terus mendalami kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi kejadian tersebut.
Sementara itu, kondisi Fitri masih menjadi perhatian karena korban mengalami luka bakar serius dan membutuhkan penanganan medis. Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh peristiwa yang menimpa korban.
