BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (29/10) – DianArza Dance Company (DADC), komunitas seni asal Provinsi Lampung akan menjadi satu-satunya wakil Lampung dalam event seni Se-Asia bertajuk Gelar Melayu Serumpun (GEMES) 2019.
“Event ini diikuti enam negara di Asia dan sepuluh provinsi namun, kurang mendapatkan respons dari pemerintah Lampung.”kata Agung”
Hal ini dibuktikan dengan ketiadaan perhatian dan bantuan dari pemerintah untuk membantu para seniman Lampung yang akan berangkat dalam event ini.
“GEMES 2019 akan dilaksanakan 1-3 November 2019. Kami, sudah mengajukan surat permohonan kepada pemerintah namun hingga Selasa sore ini (29/10) belum ada respon dari pemerintah,” ujar Direktur program DADC, Putra Agung.

Ia juga menambahkan, Provinsi Lampung kali pertama diundang dalam event tahunan GEMES. Hal ini menunjukan rasa kepercayaan terhadap kualitas dan karya para seniman Lampung.
“Rencanannya sebanyak 8 seniman Lampung akan berangkat berpartisipasi dalam event Se-Asia ini. Kami akan membawakan pengembangan dari tradisi Nyambai,” katanya.
Dirinya juga menyampaikan, para seniman yang tergabung dalam DADC telah mengajukan permohonan bantuan tiket bagi para seniman namun hingga berita ini dibuat belum ada sedikit pun bantuan dari pemerintah.
“Secara komunal jelas kami merasa sedih, membawa nama Lampung cuma minim perhatian. Kami cuma minta bantuan tiket, kalau soal makan kami bisa ngamen disana. Sepertinya memang harus berdarah-darah berkesenian di Lampung ini,” tegasnya menutup obrolan.(*)
