Lurah Penengahan: 2 Kali Surati Dinas PU Buat Normalisasi Sungai Tak di Respon

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW  (8/5)- Warga RT 01 Lingkungan I di Jalan Teuku Umar gang ultra kelurahan Penengahan, Kecamatan Kedaton mengeluhkan penyempitan aliran kali Way Awi. Akhirnya, setiap musim penghujan kali tersebut meluap dan menyebabkan banjir.

Warga tersebut pernah meminta kepada lurah Penengahan Irfan Saputra untuk merespon keluhannya.

” Seringnya terjadi banjir di wilayah kami karena kali Way Awi mengalami pendangkalan dan penyempitan salah satu gorong-gorong di kali Way Awi, ” ujar warga yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara lurah Penengahan, Irfan Saputra mengatakan bahwa ia pernah melayangkan surat ke dinas PU untuk melakukan normalisasi kali Way Awi.

” Saya sudah meminta pengerukan supaya tidak ada pendangkalan dan penyempitan. Surat usulan pertama saya kirim ke dinas pu agustus, 2019 dengan tembusan camat kedaton dengan isinya meminta normalisasi supaya warga saya gak was-was jika hujan turun, ” katanya saat di temui di kantor kelurahan Penengahan , Jum’at (8/5/2020).

Namun, belum mendapatkan respon dari dinas terkait. Akhirnya ia kembali mengirimkan surat kedua pada tanggal 17 februari 2020. Dan camat kedaton juga pernah meminta agar kali itu segera di perbaiki.

” Tapi hingga saat ini Dinas PU belum pernah merespon surat yang kita kirim. Dinas PU sekali pun belum pernah mengerjakan normalisasi kali Way Awi, sehingga makin kesini makin parah pendangkalan dan penyempitannya,” terangnya.

Menurut Irfan, kali Way Awi terakhir kali mengalami normalisasi pada tahun 90an, itu juga dikerjakan oleh TNI, mereka turun langsung bersama warga.

” Kalau langganan banjir ini memang sudah lama, sebelum saya menjabat sudah sering banjir. Akan tetapi saya sudah berupaya dengan meminta perbaikan ke dinas pu. Saya meminta pengerukan karena sudah mulai dangkal dan salah satu gorong-gorong sudah hampir tertutup tanah dengan ketebalan 3 meter lebih, itu yang menyebabkan aliran air tersendat,” ujarnya.

Rencananya pihak kelurahan akan melayangkan surat yang ketiga kalinya kepada dinas PU, dan berharap akan mendapatkan respon dari dinas terkait.

Terkait penanganan solusi banjir ini, seharusnya Dinas PU merespon cepat jika mendapat laporan dari pihak kelurahan. Apalagi pihak kelurahan sudah melayangkan surat permintaan perbaikan/pengerukan sebanyak dua kali untuk melakukan normalisasi kali yang mengalami penyempitan dan pendangkalan. (din/rf)