BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW– Kepala dinas kesehatan kota Bandarlampung, Edwin Rusli angkat bicara terkait 94 napi Rajabasa yang terpapar virus covid-19.
Menurut Edwin Rusli, para napi yang terkonfirmasi positif covid 19 ditempatkan secara terpisah di ruang isolasi yang telah disiapkan.
” Karena banyak yang tidak bergejala maka hanya kita lakukan isolasi dan sudah kita siapkan blok untuk para napi yang positif covid 19,” kata dia.
Edwin mengatakan para napi yang terkonfirmasi positif covid 19 di lapas Rajabasa untuk datanya sesuai KTP masing-masing napi.
” Kalau untuk data itu sesuai KTP, ada juga warga kita (kota Bandarlampung) disana tapi gak banyak,” ujar dia.
Jika nantinya lapas Rajabasa kekurangan tempat isolasi maka akan kita sediakan ruang isolasi di luar lapas.
” Tentu ada, seperti di Unila atau RS lainya. Kalau memang kurang kita perbolehkan, namun kalau napi kan mesti di jaga tidak bisa sembarang jadi tetap lebih banyak di blok yang sudah diisi oleh lapas, ” imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Edwin juga menyampaikan bahwa dinas kesehatan kota Bandarlampung juga tetap melakukan pemeriksaan rutin terhadap para napi yang terkonfirmasi positif covid 19.
” Kita tetap lakukan pemeriksaan dengan mendatangkan petugas kesehatan di lapas,” ungkapnya. (Din/AA)
