PENGELOLA BANTAH ADANYA PUNGUTAN PEDAGANG Di TAMAN GAJAH

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Penyebaran informasi terkait adanya pungutan yang memberatkan pedagang lapak di Elephant Park Gajah atau lebih dikenal dengan sebutan Taman Gajah dibantah oleh pihak pengelola taman gajah yang merupakan perpanjangan dari Dinas Pariwisata. Senin (21/3).

Hal ini ungkapnya salah satu pengelola Taman Gajah yang tidak ingin di sebutkan namanya.

“Tidak bener itu, kita malah kasian dengan pedagang ini, sudah sekian tahun tidak usaha karena Covid-19. Jadi kita usahakan lah untuk mereka dagang,” ujar dia.

Menurut dia, Kegiatan di Taman Gajah ini sudah sesuai aturan Dinas, jadi pedagang di Taman Gajah ini berpartisipasi untuk pemeliharaan atau perawatan Taman Gajah.

” Kalau partisipasi betul ada, dan partisipasi yang terkumpul ini gunanya untuk perawatan yakni menjaga kebersihan, potong rumput, buang sampah, dan keindahan Taman Gajah dengan suka rela tanpa kita kita berikan nominalnya, “tegas dia.”

Lanjutnya, partisipasi pedagang di sini sifatnya sukarela hal ini dikarenakan dari sananya (Dinas Pariwisata) untuk anggaran perawatan taman gajah ini belum ada.

“Artinya belum di anggarkan, ya kita hanya mengimbau saja kepada pedagang yang lapaknya ada di sekitar Taman Gajah ini saling membantu. Termasuk penerangan dan keamanan serta kebersihan kita saling berkoordinasi dengan semua pihak, agar pedagang juga nyaman berjualan di sini,” pungkas dia.

Sementara, Tokoh Pemuda Enggal Burman mengklarifikasi terkait berita adanya pungutan liar yang memberatkan pedagang di sekitar Taman Gajah.

Sebenarnya itu hanya obrolan saja dengan salah satu media pada hari Sabtu (19/3) saat menanyakan parkir kendaraan bermotor yang berbeda.

” Ya obrolan terkait parkir kendaraan untuk motor Rp 3.000 dan Rp 5.000,- untuk mobil itu saja. Itu berita lama yang sudah pernah di angkat media lain,jadi saya juga tidak merasa di wawancarai, karena itu sebatas obrolan saja, dan sebenarnya ini ada kesalahan tanggapan dari apa yang ditulis,” ungkap dia.

Burman juga meminta maaf atas berita yang sudah beredar. “Jadi sebenarnya tidak pernah ada pungutan uang untuk pedagang di Taman Gajah,” tegas dia. (Din/AA)