
MENGGALA LAMPUNG SEGALOW – Wakil Bupati Tulangbawang Hendriwansyah mewanti-wanti jajaranya untuk mengambil langkah antisipasi terkait pilkada serentak pada 27 Juni mendatang. Salah satunya, meminta seluruh aparatur kampung membentuk tim khusus dengan aparat hukum guna menjaga kamtibmas.
“Karena Tulangbawang ini, baik masyarakat maupun tokoh-tokohnya sangat aktif dan kritis. Bila terlihat kurang baik pasti menuai protes,” kata Hendriwansyah, Kamis (19/4/2018).
Sikap itu terkadang berdampak negatif sehingga setiap kali ada pilkada kerap terjadi keributan. Bahkan pemerintah dan aparat hukum sekalipun tak akan mampu meredamnya.
“Karena semuanya merupakan hak warga untuk menentukan siapa pemimpin yang baik dan cocok untuk menjadi pemimpin nantinya sehingga apabila terjadi protes kami pun tidak bisa berbuat apa – apa,” terangnya.
Oleh karena itu Hendriwansyah menjelaskan demi mencegah terjadinya hal – hal tersebut khususnya keributan dalam pelaksanaan kegiatan Pilkada di Tulangbawang khususnya dalam pemilihan calon Gubernur Provinsi Lampung pada tahun 2018 ini.
Maka Hendriwansyah meminta kepada seluruh Aparatur Kampung se Tulangbawang selaku panutan warga agar segera berkoordinasi dengan pihak- pihak terkait khususnya pihak Aparat penegak Hukum di Tulangbawang.
“Bahkan bukan saja itu akan tetapi bentuklah tim khususnya antara Aparatur Kampung se Tulangbawang dengan Aparat penegak hukum selaku tim dan pihaknya yang mempunyai wewenang penuh untuk mengamankan suatu daerah,” jelasnya.
Supaya Hendriwansyah menambahkan apabila terdapat oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengacaukan dan membuat kerusuhan pada saat pilkada di gelar pada tahun ini dapat segera di eksekusi dan di amankan.
“Tujuannya supaya siapa yang akan membuat kita pecah belah dan keributan dapat segera di amankan terlebih dahulu demi lancarnya dan tertibnya pelaksanaan kegiatan Pilkada serentak Pemilihan Calon Gubernur Provinsi Lampung pada tahun ini,” pungkasnya.(MR)
