LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, memastikan persiapan operasional Sekolah Rakyat di Provinsi Lampung berjalan sesuai jadwal. Secara teknis, pembangunan gedung untuk lokasi utama telah mencapai lebih dari 80% dengan deviasi pekerjaan di bawah 0,5%, sehingga dinilai tidak memiliki kendala berarti yang dapat menghambat penyelesaian proyek.
Jihan mengatakan, saat ini pemerintah tinggal menyelesaikan tahap akhir persiapan sebelum pelaksanaan open house yang dijadwalkan pada Senin, 13 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pengenalan sekaligus persiapan sebelum para peserta didik mulai menempati fasilitas Sekolah Rakyat.

“Sekarang kita tinggal menyelesaikan tahap akhir persiapan sebelum pelaksanaan open house pada 13 Juli. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengenalan sekaligus persiapan sebelum para peserta didik mulai menempati fasilitas Sekolah Rakyat,” ujar Jihan Nurlela. Rabu (01/07/2026).
Selanjutnya, pada 14 Juli, para siswa dijadwalkan mulai memasuki lingkungan sekolah untuk mengikuti kegiatan belajar di lokasi yang telah disiapkan.
Menurut Jihan, dua lokasi yang menjadi prioritas pelaksanaan Sekolah Rakyat di Lampung, yakni Kampus II Institut Teknologi Sumatera (Itera) dan kawasan Kotabaru, Kabupaten Lampung Selatan, telah dipersiapkan untuk mendukung operasional program tersebut.
Selain lokasi utama yang sudah memasuki tahap akhir pembangunan, sejumlah lokasi Sekolah Rakyat lainnya juga terus dipersiapkan. Secara umum progres fisik di lokasi-lokasi tersebut telah mencapai sekitar 30 hingga 40%, dengan pekerjaan yang kini difokuskan pada penyelesaian sarana pendukung dan penyempurnaan fasilitas.
Meski demikian, Jihan mengungkapkan masih terdapat usulan lokasi tambahan, termasuk di wilayah Kabupaten Tulang Bawang, yang hingga kini masih dalam tahap pembahasan dan belum ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan Sekolah Rakyat.
Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui penyediaan pendidikan berasrama yang dilengkapi fasilitas belajar dan pendukung lainnya. Pemerintah Provinsi Lampung memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai target pada tahun ajaran baru. (NR/N)
