Tradisi Ziarah Berikan Berkah Tersendiri Bagi Penjual Bunga Musiman dan Juru Parkir

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (5/5) – Tradisi menjelang Ramadhan dengan berziarah ke makam memang identik dengan masyarakat Indonesia, tak halnya dengan masyarakat Kota Bandar Lampung yang berziarah ke makam sana saudara yang telah meninggal dunia. Tradisi ziarah ke makam ini di lakukan secara turun menurun, Pengajaran, Minggu (5/5/2019).

Tradisi ziarah tersebut biasanya di mulai sejak tiga hari menjelang puasa atau Ramadhan. Semakin mendekati bulan puasa maka peziarah akan ramai. Di salah satu makam yang beralamatkan di Pengajaran tampak banyak peziarah yang mendoakan kerabatnya yang terlebih dahulu meninggal dunia dan di makamkan di sana

Salah satu peziarah, Feri (28) warga pengajaran mengaku bahwa ia kerap kali datang untuk berziarah yang dilakukan secara turun temurun oleh keluarganya.

” Hal ini sudah menjadi rutinitas dalam tiap tahunnya yang sering kita lakukan, ” katanya

Tidak hanya sendirian Feri datang bersama istri dan anaknya. Hal itu sering ia lakukan sejak beberapa tahun orang tuanya meninggal dunia dan dimakamkan disana. Menurut dia, ziarah memang tidak harus dilakukan menjelang bulan suci Ramadhan. Namun karena ini sudah menjadi tradisi maka ia melakukannya.

” Sebelumnya mau kapan saja itu tidak masalah, tapi memang ini sudah tradisi, ” ungkapnya

Banyaknya peziarah yang datang ke makam tentunya ini membawa berkah tersendiri bagi pedagang bunga musiman yang menjajakan bunga untuk “nyekar” di makam. Di hari-hari seperti ini, tentulah banyak pedagang bunga yang berjualan.

Salah satu pedagang bunga Warsiah (45) mengaku senang atas rezeki yang ia peroleh dari berjualan bunga.

” Alhamdulilah, masih dikasih rezeki dari jualan kembang, kalau peziarah rame dagangan saya cepet habis, ” katanya

Lanjut Warsiah, kita pedagang bunga musiman yang memanfaakam moment berziarah masyarakat sekitar. Karena saat berziarah rasanya masih berkurang jika tidak menaburkan bunga diatas makam.

” Pas ramai orang kekuburan kita jualan kembang, ” ujarnya

Tidak hanya pedagang bunga saja yang meraub berkah dadakan, Charles seorang juru parkir di makam Pengajaran juga mendapatkan berkah.

” Ya lumayan, dapet berkah ramadhan, ” katanya

Di hari akhir menjelang bulan puasa seperti saat ini, jika kita melewati makam-makam dipastikan akan ramai dengan para ziarah terutama pada sore hari dan sepanjang jalan pinggir makam akan diramaikan oleg pedagang bunga musiman. (din/rf)