BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (27/7) – Perjalanan panjang muli mekhanai yang ditempuh sejak 20 mei 2019 ini tentunya bisa melahirkan generasi milenial yang smart dan profesional dalam mpromiskan budaya Kota Bandar Lampumg, Enggal (2019).
Untuk itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung mengatakan bahwa muli mekhanai yang bisa sampai tahapan ini sudah melalu berbagai macam proses.
“Kita lihat proses ini proses yang panjang dimana sudah diadakan penjaringan di universitas dan sekolah,” ujarnya
M.Yudhi juga mempunyai harapan besar tentang para finalis yang kelak terpilih menjadi juara.
“Kita berharap pemenang ini bisa mewakili Bandar Lampung di tingkat provinsi,” uajarnya
Disinggung tentang standar yang di tentukan oleh pemerintah Kota Bandar Lampung saat mengadakan selesksi, kepala dinas pariwisata ini mengatakan secara blak-blakan.
” kita standar internasional, kabupaten laen boleh di lawan, mohon maaf. biasanya kita mengambil 15 finalis tapi kita mengambil 14 finalis yang benar-benar bermutu,kita benar-benar mengambil kwalitas yang terbaik,” akunya
Menanggapi gagapnya jawaban dari para finalis menjawab pertanyaan Walikota, M.Yudhi mengaku bahwa sebelumnya, ia telah memberikan arahan kepada dewan juri untuk memperdalam pengetahuan para finalis tentang Kota Bandar Lampung.
” Saya sudah mengarahkan kepada dewan juri agar mereka menguasai pengetahuan Kota Bandar Lampung seperti lagu-lagu lampung mereka tidak tahu,” ujarnya
Lanjut M.Yudhi, para finalis muli mekhnai ini harus sadar betul akan funsional diri mereka saat terpilih menjadi duta wisata kota Bandar Lampung.
“Dan jangan sampe juga mereka tidak tahu mengenai nama jalan dan nama tempat yang ada di Bandar Lampung sehingga mereka tidak tahu apa fungsi mereka sebagai duta wisata Kota Bandar Lampung, “ujarnya (din/rf)
