BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (14/11) – Walikota Bandarlampung Drs Herman HN, MM mengukuhkan secara resmi Kepengurusan Organisasi Sentra Industri Kecil Menengah Komoditas Unggulan Kota Bandarlampung sebanyak 189 orang di Gedung PKK, Jalan Majapahit, Kamis (14/11 /2019)
Tutur hadir dalam kegiatan ini ketua TP-PKK Kota Bandarlampung Eva Dwiana, Asisten II Kota Bandarlampung, Inspektur/Kepala Dinas/kepala badan/sekretaris DPRD Kota Bandarlampung, Direktur RS. Daerah Dadi Tjokrodipo, Direktur bank syariah, Direktur bank waway, Direktur bank Lampung, Camat se-Kota Bandarlampung, serta Ketua/sekretaris/bendahara/anggota sentra se-kota Bandarlampung.
Usai menghadiri kegiatan ini, Walikota Bandarlampung Drs. Herman HN, MM mengatakan bahwa dengan pengukuhan Industri Kecil Menengah ini bisa memperoleh hasil yang baik.
” Bagaimana pengukuhan pengurus IKM harus yang tangguh agar kedepan hasilnya juga akan lebih baik, dan produk-produknya akan kita pasarkan, ” katanya
Selanjutnya, orang nomor satu di Kota Bandarlampung ini akan memberikan permodalan bagi IKM yang mengalami kekurangan modal.
” yang kurang permodalan akan kita berikan permodalan melalui percepatan permodalan melalui percepatan keuangan daerah karena ini membangun keuangan daerah, ” lanjut Herman
Sementara ketua TP-PKK Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan bahwa UKM Kota Bandarlampung sudah kompak dan tahun depan pengerajin Kota Bandarlampung bisa Go internasional.

” alhamdulillah UKM kota Bandarlampung sudah kompak, dan kita juga mendapatkan undangan dari kedutaan Mexico untuk pagelaran seni busana dengan membawa industri kecil kita disana dan para pengrajin akan Go International, ” katanya
Untuk diketahui pengukuhan Kepengurusan sentra industri kecil menengah se-Kota Bandarlampung terdiri dari 8 sentra unggulan atau 189 orang yakni sentra tapis 42 orang, sentra sulam usus 32 orang, sentra batik Lampung 20 orang, sentra kaus motif Lampung 10 orang, sentra aneka keripik telor rezeki 31 orang, sentra kopi kota Bandarlampung 21 orang, sentra emping melinjo sinar mulya 20 orang, sentra sulam usus agow 13 orang. (din/rf)
