BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (11/2) – Baru-baru ini, Rumah Sakit Umum Abdul Moelok (RSUAM) mendadak viral usai beredarnya video pasien yang di telantarkan hingga meninggal di salah satu bagian rumah sakit.
Video ini viral sejak hari Senin (10/2/2020) yang di unggah melalui media sosial Facebook. Dalam video yang berdurasi selama 6 : 9 menit itu memperlihatkan keluarga pasien yang tak terima dan mengamuk kepada pihak RSUAM di duga karena anaknya tidak mendapat pelayanan yang layak hingga menyebabkan kematian. Pasien merupakan warga Palas, Lampung Selatan.
Di awal video, terdengar suara perempuan berteriak histeris dan menangis. Perempuan tersebut di duga adalah ibu pasien.
” heii, tolong bawa keruangan anak saya ini, ya allah, ya robbi, La ilaahaillallah muhammadarrosullulah, ” teriak ibu berkerudung hijau itu di samping anaknya yang sudah tak bernyawa.
Terdengar juga suara marah seorang pria paruh baya yang mengenakan kopiah hitam.
” Kami disini di biarin aja. Satelah itu dipindahin, dititipin di ruangan. Setelah sekarat baru di pindahin ke ruangan yang sebenernya. Bukan di sini sebenernya ternyata di kuburan!,” ucap pria itu marah.

Pria itu kembali meradang, dan berteriak geram di lorong RSUAM.
” Kenapa harus begitu? saya ini BPJS bayar. Mana BPJS tanggung jawabnya. BPJS!!! Saya di denda juga saya bayar, saya orang miskin makanya BPJS golongan 3 kelas 3. Saya ini gak mampu!! Gimana penanganan rumah sakit ini?” katanya berteriak.
” Tanggung jawab dokter Riki, kenapa jam dua baru dateng? tanggung jawab,” imbuh pria berpeci hitam itu di depan ruang perawatan. (din/rf)
