Pemkot Rapid Test Masal ASN

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mengikuti rapid test masal. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai upaya penyebaran Covid-19 setelah diketahui salah satu ASN berinisal DN di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) positif terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Bandarlampung, Edwin Rusli mengungkapkan, rapid tes ini diselenggarakan satu hari saja dan melibatkan 10 petugas pemeriksaannya dari lima puskesmas.

“Diantaranya, Sumur Batu, Kota Karang, Campang Raya, Kupang Kota, dan Labuhan Ratu. Alat rapid tesnya berjumlah 250 unit,” katanya, Selasa (18/8).

Dia menyebutkan, peserta yang dirapid tes orang-orang yang pernah berhubungan atau kontak langsung dengan DN.

“Yang bersangkutan (DN) diketahui positif setelah ia melakukan cek mandiri. Baru diketahui 4-5 hari lalu,” ungkapnya.

Meski diketahui ada ASN yang positif Covid-19, Walikota Bandarlampung Drs H. Herman HN, MM. menegaskan aktivitas perkantoran di Dinas PPPA tersebut tetap berjalan seperti biasanya.

“Tidak ada penghentian kegiatan, tetap bekerja seperti biasa. Makanya ini kita rapid tes, ngapain berhenti kalau orangnya sehat semua,” jelasnya.

Terkecuali, lanjut Herman jika ada yang dinyatakan reaktif maka orang tersebut diperbolehkan pulang. Tetapi tidak semua pegawai.

“Dan jika ada yang reaktif nanti langsung kita adakan tes swab,” terangnya.

Herman menyebutkan, bahwa yang bersangkutan (DN) untuk saat ini kondisinya baik-baik saja. Bahkan teman-temannya yang berada satu kantor di lantai 9 Mal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTST) Pemkot Bandarlampung tidak ada yang ditemui sakit.

“Dia ini diketahui dari Jakarta. Mudah-mudahan dengan rapid tes masal ini kita semua sehat. Saya berharap kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan yang ada,” harapnya. (Din/RF)