BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Ditengah pandemi corona, PMI provinsi Lampung Unit Transfusi Darah Cabang Pembina hanya mampu memenuhi kebutuhan darah sebanyak 30% per hari, dimana sebelum masa pandemi PMI mampu memenuhi kebutuhan darah sebanyak 90% perhari, Kamis (1/10/2020).
” Biasanya kita mampu menyediakan 100-150 kantong perhari, tapi di masa pandemi ini kita hanya mampu menyediakan 30 kantong perhari. Hal ini dikarenakan orang-orang takut untuk melakukan donor darah, sehingga stok kita semakin menipis, ” terang dr. Firmansyah Roni saat di temui di kantor PMI UTDC Lampung.
Lebih lanjut ia menjelaskan di masa pandemi kebutuhan darah yang diperlukan tetap sama dengan kebutuhan darah sebelum pandemi dan kebutuhan tersebut tentunya tidak dapat di cegah.
” Orang yang butuh darah itu tidak bisa dilihat dari pandemi atau tidak pandemi, seperti orang melahirkan, orang kecelakaan, dan orang yang mempunyai penyakit kelainan darah baik dalam masa pandemi ataupun tidak pandemi mereka tetap membutuhkan darah, ” jelasnya.
Menurutnya untuk mengatasi masalah kesulitan pendonor, pihak PMI meminta kepada keluarga pasien untuk mencari sendiri pendonor.
” Biasanya kita sudah menyiapkan darah dan tinggal kita distribusikan, sementara permintaan darah di grup sedang banyak-banyaknya karena stok darah kosong, ” katanya.
Ia menjelaskan sebaiknya ketika melakukan donor darah kalau bisa jangan sampai pada saat di butuhkan baru kita donor lebih baik sesuai dengan jadwal.
” Kalau laki-laki bisa dua bulan sekali, dan perempuan tiga bukan sekali. Karena dengan melakukan donor darah sangat baik untuk kesehatan, seperti kesehatan jantung, kolesterol, dan satu lagi melakukan donor darah sesuai jadwal dapat lebih mempercepat proses dan pasien tidak perlu menunggu, ” ujarnya.
Dia menegasakan, PMI menjamin keamanan bagi para pendonor yang hendak melakukan donor darah ketika masa pandemi covid 19 dan juga berharap agar masyarakat tergugah untuk melakukan donor darah secara sukarela.
” Ya mungkin banyak masyarakat yang bertanya, aman atau tidak melakukan donor darah saat covid. Kita salah satu tempat kesehatan pastinya akan menerapkan protokol kesehatan dan menyiapkan proteksi khusus. Sebaiknya sebelum melakukan donor darah tiga hari sebelumnya harus mempersiapkan diri seperti hidup sehat, tidur cukup, minum cukup dan tidak sedang sakit, ” ujarnya.
Kalau dahulu dalam satu bulan kita mampu melakukan kegiatan 40-50 kegiatan donor darah, tapi di masa pandemi ini kegiatan kita di batasi terutama awal maret dan april kegiatan kita nol tidak boleh sama sekali.
” Nah sekarang kita sudah merangkul kodim, Polda, dan Korem. Mereka pelopor, dan kalau mereka bisa melaksanakan bisa memotivasi yang lain untuk bisa melaksanakan kegiatan donor darah juga, dan untuk masyarakat yang ingin melakukan donor darah bisa langsung datang ke PMI di Jalan Dr. Sam Ratulangi No 105. Semoga dengan berita ini dapat membantu kecukupan darah, sehingga pasien yang membutuhkan dapat segera mendapatkan kebutuhan mereka, ” harapnya.
Diketahui, kekosongan stok darah di masa pandemi covid 19 juga di alami di seluruh daerah yang ada Indonesia. (Din/RF)
