BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW– Walikota Bandarlampung Drs.H.Herman HN, MM mengunjungi Nurjanah (32) serta bayi yang baru lahir, di kediamanya, Jalan Ikan Sepat gang Lekjos, kelurahan pesawahan ,kecamatan Teluk Betung Selatan, Jum’at (6/11/2020).
Dikabarkan dalam pemberitaan sebelumnya, Nurjanah (32) di kenakan biaya administrasi sebesar Rp 600.000,- oleh pihak Puskesmas Kota Karang saat persalinan melahirkan.
Dalam kesempatan ini Herman HN, membantah pemberitaan tersebut , ia meminta kepada media untuk memberitakan hal yang benar.
” Inilah yang saya sedihkan, orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Beritakan yang bagus, yang benar katakan benar jangan bikin berita hoax,” ungkap Herman HN usai menjenguk Nurjanah.
Herman menjelaskan saat melakukan kunjungan, ia sempat menanyakan kepada Nurjanah bahwa ia (Nurjanah) tidak membayar biaya administrasi saat melahirkan di Puskesmas Kota Karang.
” Sudah saya tanya tadi, dia gak bayar apa-apa. Tapi media ini ngerusak, politik ini kejam orang semau-maunya kalau ngomong,” terangnya.
Lebih lanjut, Herman mengatakan bahwa sebelumnya memang terjadi kesalahan administrasi, KIS yang digunakan Nurjanah sudah tidak aktif.
” Dia memang punya KIS tapi mati, setelah itu dia menggunakan KTP dan KK sehingga semua biayanya gratis,” katanya.
Sementara itu Nurjanah, membenarkan bahwa dirinya tidak di kenakan biaya administrasi saat melahirkan, dan malah mendapat bantuan dari pihak Puskesmas kota karang.
” Makasih pak, alhamdulilah gak bayar,. Masih gratis. Hanya diminta KTP dan KK saja, karena KIS saya mati tidak bisa digunakan lagi, dan pemberitaan itu tidak benar, ” katanya.
Dalam kesempatan ini, Herman HN selain menjenguk Nurjanah dan bayinya, Herman HN juga memberikan santunan.
Diketahui, sejak tahun 2011 tidak ada pengenaan biaya bagi masyarakat yang berobat di semua puskesmas yang ada di kota Bandarlampung. (Din/RF)
