Pernyataan RSUAM Tolak Pasien Miskin

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.IDTelah beredar pemberitaan pihak Rumah Sakit Umum Abdoel Moeloek (RSUAM) menolak pasien balita bernama Alisa Rasy terlahir dari keluarga kurang mampu/miskin, yang menderita penyakit Atresia Ani atau Anus Imperforata.

Menanggapi hal itu, Lampung Segalow melakukan konfirmasi langsung melalui Kepala Bagian Hubungan Masyarakat RSUAM, Dewi Ratna mengatakan, dirinya tidak bisa memberikan Statement (pernyataan) terkait hal tersebut. Rabu (1/9).

“Saya tidak bisa memberikan Statement. Nanti saya kasih ke bidangnya untuk membicarakan masalah ini,” jelas dia.

Ratna menyarankan, agar bisa dipertemukan langsung oleh warga tersebut, supaya lebih jelas duduk permasalahannya dan akan mencarikan solusi terbaik.

“Bawa saja kesini besok (Kamis, 2/9) Pukul 10.00 WIB, biar nanti kita obrolin. Nanti akan kita urus dan cari solusinya. Kalau kayak ginikan gantung, tapi kalau ada orangnya semua jadi lebih jelas, dan akan kita pertemukan dengan dokter yang menangani,” pinta dia.

Menurut Ratna, semua permasalahan yang ada di RSUAM ini akan dilayani dengan baik oleh pihak Rumah Sakit.
“Ya, akan kita layani dengan baik, ” ujar dia.

Sebelumnya, Sari (31), warga Kelurahan Gulak-Galik Kecamatan Teluk Betung Utara pada hari Senin (30/8) mendatangi RSUAM untuk berobat dan berkonsultasi mengenai penyakit Atresia Ani atau Anus Imperforata yang diderita anaknya. Sejak lahir si bayi mungil tidak memiliki anus sehingga untuk buang air besar hanya melalui vagina.

Diketahui Atresia Ani merupakan kelainan kongenital yang menyebabkan anus tidak terbentuk secara sempurna, sehingga penderita tidak dapat mengeluarkan tinja secara normal.

Dokter menyarankan agar sang balita yang berumur 2 minggu tersebut untuk menjalani operasi. Namun, untuk melakukan operasi tersebut memerlukan biaya yang cukup besar. Sementara Sari dan suami tidak memiliki cukup biaya. Sari disarankan untuk mengurus BPJS dahulu, karena program P2KM yang dianjurkan pemerintah kota tidak bisa digunakan. (Din/AA)