Warga Minta Yayasan PKLK Growing Hope Buka Portal

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW.CO.IDPuluhan warga RT 08 LK I mendatangi kantor kelurahan Jagabaya II. Kedatangan mereka untuk mengadakan rembuk pekon agar pihak yayasan sekolah PKLK Growing Hope yang beralamatkan di jalan Pulau Buton perum Palmsville Residence Blok A1-A3 membuka dua portal untuk akses jalan masyarakat. Sabtu (25/9).

Perwakilan warga RT 08, Albet mengatakan agar portal itu digunakan sebagaimana fungsinya. Karena memang di setiap perumahan kegunaan portal itu sesuai dengan basicnya.

” Portal diperuntukkan perumahan, seiring berjalanya waktu kami tidak merasa terganggu. Tapi, belakang ini kami terganggu karena warga bertambah dan jumlah mobil yang masuk, jadi alangkah baiknya portal itu digunakan sesuai dengan aturan perumahan,” kata dia.

Untuk masalah murid Growing Hope yang berkebutuhan khusus, kami tidak akan pernah mengusik dan kami berikan jalan khusus.

” Kalau untuk kemanusiaan, kita berikan akses khusus, sarana dan prasarana umum. Kita ngerti kok. Artinya kita peduli, kita berikan akses jalan terlebih dahulu dan kami tidak pernah mengusik, sementara kalau portal itu juga kan milik warga,” jelas dia.

Sementara itu, pemilik Yayasan Growing Hope, Maria Novitawati menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan buka tutup portal dia berharap agar pihak terkait untuk lebih memperhatikan keamanan anak-anak yang bersekolah di yayasannya sehingga kami mengemukakan pentingnya menjaga keamanan dari anak-anak kebutuhan khusus ini terkait keamanan berlalu lintas disekitar sekolah.

” Kita harapkan agar ada kemufakatan terkait dengan keamanan anak-anak. Jadi anak-anak kebutuhan khusus itu adalah sekolah kami, kami melayani anak autis, atau anak keterbelakangan mental jadi yang pertama kita harus memperhatikan keamanan anak-anak itu karena mereka membutuhkan keamanan yang lebih dibanding dengan anak normal,” kata dia.

Maria menyampaikan, dalam rembuk pekon kali ini telah tercapai kemufakatan antara pihak yayasan dan masyarakat sekitar bahwa portal akan dibuka dengan ketentuan jam operasional.

” Pada pagi hari portal akan dibuka dari jam 06.00 wib sampai jam 09.00 wib, dengan sistim keamanan dari perumahan untuk dibuka dan ditutup dan setelah jam 09.00 wib portal di tutup kembali untuk keamanan sekolah lalu jam 16.00 wib portal ditutup kembali. Jadi pihak sekolah akan menyanggupi dengan ketentuan jam operasional,” tegas dia.

Menanggapi hasil kemufakatan ini, Anggota Dewan Pembina Yayasan Growing Hope, Daud Hari Winarto mengatakan keputusan ini adalah yang terbaik.

” Mungkin ini ada pembelajaran juga antara sekolah dengan warga, bahwa komunikasi ini bisa kita perbaiki. Kedepannya bila ada hal seperti ini akan kita sampaikan seperti ini. Jadi terlihat masalah ini merupakan misskomunikasi karena ini semua pengurus baru,” pungkas dia.

Lurah Jagabaya II, Bahril S.T mengatakan dalam rembuk pekon kali ini, pihak kelurahan termasuk Babinsa dan Kaling menjadi penengah dan mendengarkan permasalahan warga dan pihak yayasan terkait masalah buka tutup portal.

” Kita fasilitasi untuk musyawarah antara pengurus perumahan dan yayasan sekolah anak-anak autis. Alhamdulilah, sudah ketemu titik terang dan sepakat, tinggal masalah tekhnisnya. Dan Alhamdulillah permintaan warga teradopsi semua,” tegas dia. (Din/AA)