BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Usai penutupan 18 gerai, pengelola Bakso Son Haji Sony melaporkan peristiwa tersebut ke Presiden Jokowi melalui Staf Khusus Bidang Hukum dan Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia (RI) di Jakarta. Dengan beredarnya informasi tersebut, Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, kecewa kepada pihak Bakso Sony. Senin (27/9).
Menurutnya, pihak pengelola Bakso Sony memang tidak ada niat untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik. Padahal dirinya pribadi masih membuka peluang untuk pihak Bakso Sony untuk memakai Tapping Box yang ada.
“Dari masyarakatkan sudah paham. Kita menunggu sudah lama, kemarin sebelum sidang itu bunda rapatkan, dan usulan dari teman-teman pemerintah. Karena kita prosesnya sudah sesuai dengan prosedur. Mereka juga sepertinya gak ada niat untuk kita Kota Bandarlampung,” ujar dia.
Lanjutnya, “Bunda Eva pribadi masih membuka peluang bagi niat baik dari Bakso Sony untuk memakai Tapping Box yang ada. Kalau tidak ingin terlihat ramai-ramai, datang saja ke bunda, kita selesaikan bersama-sama,” ajak dia.
Ia menjelaskan terkait dengan Tapping Box bahwasannya itu perintah dari KPK, bukan hanya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung. Dan kami dipantau oleh KPK.
“Mudah-mudahan ada solusi yang baik, dan bunda masih menunggu niat baik dari Bakso Sony. Mari kita selesaikan bersama,” tutup dia. (TSF/AA)
