LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Mengetahui jenis kelamin bayi saat melakukan USG umumnya jadi momen yang sangat dinanti-nanti oleh suami istri. Beberapa pasangan mungkin juga sudah mendambakan ingin memiliki anak laki-laki atau perempuan. Namun, ada juga yang menerima apa saja jenis kelamin si kecil asalkan tumbuh kembang janinnya baik.
Bagaimana perasaan Anda saat mengetahui bayi yang dikandung berjenis kelamin tidak sesuai keinginan? Kecewa, sedih, atau biasa-biasa saja? Ternyata, tidak sedikit orang tua yang diam-diam menyimpan kekecewaan karena menginginkan anak laki-laki, tapi justru mengandung bayi berjenis kelamin perempuan, atau pun sebaliknya.
Alasan Orang Mengalami Gender Disappointment
Perasaan kecewa ini ternyata cukup umum terjadi dan dikenal juga sebagai gender disappointment. Gender disappointment adalah kondisi kecewa dan perasaan sedih saat mengetahui jenis kelamin bayi yang dicek lewat USG tidak seperti yang mereka harapkan. Biasanya, kondisi ini diikuti rasa malu dan bersalah.
“Kesedihan dan kekecewaan sering kali terjadi karena sebelum jenis kelamin terungkap, Anda dan/atau pasangan sudah bermimpi tentang seperti apa hidup jika bayi yang dikandung adalah jenis kelamin yang diimpikan,” ungkap Dokter Psikologi Danielle Forshee, PsyD, LCSW, dikutip dari Very Well Family.
Tidak sedikit yang sudah berpikir jauh seperti apa kehidupan di masa depan dengan anak yang diharapkan. Termasuk, apabila sudah memiliki preferensi jenis kelamin tertentu, mungkin juga sudah membayangkan pakaian apa atau bahkan mempersiapkan nama yang ingin segera disematkan kepada si kecil.
“Begitu ide dan harapan itu dibentuk, mereka seakan-akan sudah menjalani kehidupan keluarga kecilnya. Namun ketika harapan tidak terpenuhi, dia pun merasakan kekecewaan mendalam,” tutur Dr. Forshee.
Tak hanya itu, terdapat faktor lain yang membuat perasaan kecewa ini terjadi, yakni tekanan dari orang-orang di sekitar. Tak dipungkiri, tekanan sosial maupun budaya bisa membuat Anda ‘berlomba’ untuk mendapatkan bayi berjenis kelamin tertentu. Misalnya, Anda pernah mendengar orang tua atau mertua ingin mendapatkan cucu dengan jenis kelamin yang diinginkan? Tekanan itulah yang membuat kekecewaan ini rentan muncul.
Ada juga yang sampai mengalami perasaan bersalah karena merasa bertentangan dengan keinginan orang-orang yang sudah mengharapkan bayi jenis kelamin tertentu.
Perasaan Pasangan Suami Istri yang Mengalami Gender Disappointmen
Kecewa setelah melihat hasil USG yang menunjukkan jenis kelamin bayi berbeda memang bisa saja terjadi. Selain itu, mengutip What To Expect, beberapa penelitian menggambarkan perasaan suami istri bahkan seperti berkabung karena merasa kehilangan anak yang tak akan pernah mereka miliki.
Tak hanya itu, banyak pasangan yang menangis usai melihat hasil USG yang ditunjukkan dokter. Ya, bagi sebagian pasangan yang sudah mendambakan bayi dengan jenis kelamin tertentu, menangis bisa menunjukkan rasa kekecewaan mereka juga.
Apabila Anda sedang mengalami perasaan ini, sebaiknya cobalah menerima apa pun jenis kelamin calon bayi dan jalani kehamilan dengan sebaik mungkin. Apabila ingin perasaan lebih tenang, bicarakanlah masalah ini kepada orang-orang terdekat yang tak akan menghakimi. Jika perlu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter atau psikolog untuk membantu mengatasi perasaan kecewa tersebut. (Ist/Zar/AA)
