7 PENYEBAB ANAK SULIT TIDUR DI MALAM HARI

LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Anak membutuhkan waktu tidur yang cukup dan berkualitas untuk mendukung tumbuh kembangnya. Selain itu, tidur yang cukup juga dapat mengembalikan energi yang telah digunakan saat melakukan aktivitas seharian.

Meski begitu, sebagian anak bisa saja sulit tidur di malam hari. Bahkan, si kecil bisa melontarkan berbagai alasan hingga menangis untuk menolak tidur. Sehingga, tak heran bila hal ini kerap membuat orang tua merasa stres dan cemas, apalagi bila anak sudah mulai sekolah. Ya Moms, sulit tidur di malam hari pun bisa memengaruhi fisik, daya ingat, dan fokus anak keesokan harinya.

Mengutip Mom Junction, berikut beberapa alasan yang dapat membuat anak sulit tidur di malam hari.

7 Alasan Anak Sulit Tidur di Malam Hari

  1. Hiperstimulasi
    Hiperstimulasi merupakan rasa semangat berlebihan yang dapat terjadi pada anak. Biasanya, kondisi ini terjadi ketika anak terlalu bersemangat saat waktu tidurnya. Sehingga, bukan hal yang mudah untuk anak-anak untuk mengendalikan pikirannya agar bisa tertidur. Setiap anak dapat mengalami hiperstimulasi karena alasan yang berbeda, tapi beberapa penyebab umumnya adalah karena waktu bermain gadget, konsumsi makanan manis dan kafein sebelum tidur, hingga melakukan aktivitas yang banyak mengeluarkan energi.
  2. Rasa tidak nyaman
    Lingkungan tidur yang tidak diinginkan dapat membuat beberapa anak enggan untuk tidur. Misalnya, cahaya terlalu terang, musik atau suara yang keras, pakaian dan tempat tidur yang tidak nyaman, hingga suhu ruangan yang tidak sesuai. Rasa tidak nyaman ini juga bisa berkaitan dengan masalah kesehatan, seperti pilek, hidung tersumbat, sakit gigi, atau infeksi.
  3. Rasa ingin tahu
    Beberapa anak tidak ingin melewatkan kejadian seru yang terjadi di sekitarnya, sehingga kerap membuat anak tidak tertarik untuk tidur. Hal ini biasanya lebih sering terjadi bila setiap anggota keluarga memiliki waktu tidur yang berbeda-beda.
  4. Waktu yang tidak tepat
    Memaksa anak untuk tidur lebih cepat sebenarnya tidak dianjurkan untuk dilakukan. Sebab, hal ini dapat membuat si kecil lebih sulit tertidur, bahkan mengganggu waktu tidurnya.
  5. Kurang rutinitas sebelum tidur
    Kurang melakukan rutinitas sebelum tidur dapat membuat kualitas tidur anak terganggu, Moms. Sebab, rutinitas sebelum tidur dapat membantu anak untuk mengetahui kapan waktu bermain dan kapan mereka harus tidur. Menjalani rutinitas sebelum tidur juga dapat membantu anak lebih tenang dan rileks.
  6. Transisi pengurangan waktu tidur
    Saat anak bertumbuh, durasi tidur mereka cenderung akan berkurang. Ya Moms, anak-anak mulai mengurangi waktu tidur siangnya untuk menyesuaikan durasi tidur baru yang diperlukan setiap harinya. Sehingga, transisi waktu ini dapat mengganggu waktu tidur di malam hari.
  7. Sleep apnea
    Sleep apnea adalah salah satu gangguan tidur yang melibatkan sistem pernapasan. Gejala sleep apnea yang bisa terjadi pada anak, yaitu mendengkur, berhenti bernapas saat tidur, bernapas melalui mulut, dan menggertakan gigi. Hal ini tentunya dapat menyebabkan anak sering terbangun di malam hari, hingga mengganggu waktu tidurnya. (Ist/Zar/AA)