GELAR MUSDA KE 10 PWRI LAMPUNG, BUSTAMI MINTA KEPENGURUSAN BARU LAKUKAN KONSOLIDASI ORGANISASI

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) provinsi Lampung tahun 2023 menggelar musyawarah Daerah (musda) ke 10 di hotel Emersia. Senin (7/8).

Sebagai dewan penasehat PWRI, Bustami Zainudin DPR RI mengatakan musyarawah ini merupakan melaksanakan amanat konstitusi.

“Reorganisasi itu kan sebuah keharusan, dan Lampung memang sudah waktunya di ganti kepengurusan dengan diadakan musda,” ujarnya.

Selanjutnya, dia menyampaikan dengan kepengurusan yang baru bisa menjadi wadah bagi para pensiunan untuk tetap berkarya sampai akhir hayat pengabdian tidak boleh berhenti.

“Saya ini termasuk pensiunan, dan tahun 2005 saya menjadi anggota PWRI, dan pada tahun 2015 saya pensiun dari pejabat Bupati. Pada hari ini saya berharap, tempat ini memang menjadi wadah kita, karena memang sampai akhir hayat pengabdian itu tidak boleh terhenti. Pengalaman, pengetahuan, selama kita berkarya aktif itu diperlukan oleh penerus kita, agar hal-hal yang positif bisa mereka teruskan, sedangkan untuk membuat inovasi baru dia juga kan perlu inovasi lama sehingga harmonisasi ini diperlukan untuk kemajuan daerah kita,” ungkapnya.

Bustami mengatakan dengan terpilihnya ketua PWRI yang baru, ia berharap agar organisasi ini bisa sesuai dengan tema musda yakni melalui Musdah ke 10 PWRI Lampung kita tingkatkan solidalitas, kebersamaan, dan persatuan untuk membangun PWRI yang maju.

“Harapan saya organisasi ini harus solid karena kita ketahui di Jakarta ada organisasi baru yang serupa dengan PWRI, jadi organisasi ini gak boleh terpecah dan saya akan membersamai mereka dan saya siap memberikan dukungan moril, material atau apapun agar eksistensi organisasi ini betul-betul bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, negara, dan yang terpenting untuk para pensiunan itu sendiri,” harapnya.

Dalam kesempatan ini, Bustami berpesan kepada ketua terpilih agar segera melakukan konsolidasi organisasi untuk menggali potensi para anggotanya.

” Karena di seluruh Lampung ini, ada 15 Kabupaten kota dan pensiunan banyak jadi perlu di konsolidasi, karena karya mereka ini dahsyat semua dan sudah teruji dan penerus ini harus belajar dari yang dahulu,” tegasnya. (Din/N)