ANTHONI IRAWAN MINTA HOTEL-HOTEL LAKUKAN KESIAPSIAGAAN DAN LENGKAPI SARANA ANTISIPASI KEBAKARAN

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Untuk mengantisipasi kebakaran di hotel-hotel yang berada di Kota Bandarlampung, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) meminta hotel-hotel melengkapi sarana antisipasi kebakarannya.

Kepala Damkar Kota Bandarlampung Anthoni Irawan menjelaskan, pihaknya sudah mengirimkan surat ke pengurus Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung agar para anggota melakukan kesiapsiagaan dan antisipasi kebakaran.

“Surat sudah kami kirimkan pada bulan Juli sayangnya hingga sekarang belum ada jawaban. Tujuan kami adalah untuk melakukan pengecekan proteksi kebakaran yang ada di hotel-hotel yang ada di Kota Bandarlampung,” katanya di kantor Damkar, jalan Kapten Tandean, Tanjungkarang Pusat, Senin 29 Agustus 2023

“Kenapa kami melalui PHRI Lampung, karena beberapa hotel yang akan kami cek proteksi kebakarannya mereka meminta harus melalui PHRI,” ungkapnya

Selain itu, kata Anthoni tugas pihaknya menguji proteksi kebakaran di hotel-hotel itu adalah melaksanakan aturan yaitu Peraturan Daerah (Perda) Perda Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Kebakaran.

“Dalam Perda itu disebutkan setiap usaha dan tempat tingga untuk melengkapi bangunannya dengan proteksi kebakaran. Dan pengujian proteksi kebakaran, minimal satu tahun sekali,” katanya.

“Setelah kami uji, nanti kami buatkan rekomendasinya mana-mana yang masih baik serta yang harus diperbaiki. Selain itu, tugas kami juga termaktub dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah ada di lampiran E,” tambahnya.

Lebih jauh Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandarlampung itu menjelaskan, uji proteksi kebakaran itu meliputi uji hydrant, sprinkler, smoke detector, Alat Pemadam Ringan (Apar), alarm juga jalur evakuasi.

“Semua itu demi kenyamanan pengunjung/penghuni hotel supaya kalau terjadi hal yang tidak diinginkan hotel-hotel yang sudah memiliki proteksi kebakaran yang bagus bisa menangani kebakaran lebih awal,” ungkapnya.

Pada bagian lain, Anthoni Irawan menjelaskan, selama periode bulan Agustus 2023 telah terjadi 31 kebakaran, rumah, bagunan, kendaraan dan lahan kosong.

“Saya mengimbau kepada masyarakat supaya tidak membakar sampah sembarangan, kemudian menjaga jalur-jalur listrik di rumahnya juga saat memasak jangan pernah meninggalkan kompor yang sedang menyala,” pungkasnya.(Din/N)