Gubernur Mirza Disambut Antusias Ratusan Pelaku UMKM di PKU Akbar PNM Lampung

LAMPUNG – Sekitar 220 pelaku UMKM menyambut antusias kehadiran Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam kegiatan Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar oleh PT Permodalan Nasional Madani Cabang Lampung di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (20/04/2026).

Kehadiran Gubernur Mirza langsung disambut hangat oleh para peserta yang memadati lokasi acara. Sejak tiba, gubernur tampak bersemangat menyapa para pelaku usaha sekaligus meninjau stan pameran produk UMKM binaan PNM.

Ia berkeliling mengunjungi sekitar 18 stan pameran yang didominasi produk olahan makanan dan kerajinan khas Lampung. Berbagai produk menarik turut dipamerkan, mulai dari stik ikan Simuley, Banana Chips Melted Nthree, keripik pisang Asya, basreng Bunda Nisa, hingga brownies buatan Ibu Rohma.

Tak hanya melihat-lihat, Gubernur Mirza juga mencicipi sejumlah produk yang disajikan. Ia beberapa kali terlihat berbincang langsung dengan para pelaku UMKM, menanyakan proses produksi hingga strategi pemasaran yang dijalankan.

Salah satu momen menarik terjadi saat gubernur mengunjungi stan House Tapis Citra. Saat itu, pelaku UMKM tengah melakukan penjualan secara daring melalui siaran langsung. Gubernur pun ikut bergabung dalam sesi live streaming dan membantu mempromosikan produk yang dijual.

Suasana semakin meriah ketika Gubernur Mirza memberikan sambutan dalam kegiatan PKU Akbar yang mengusung tema “AI untuk UMKM: Lebih Efisien dan Lebih Untung”. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.

Sejumlah peserta juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi langsung dengan gubernur. Mulai dari berjabat tangan, berfoto bersama, hingga berswafoto, seluruh permintaan dilayani dengan ramah dan penuh senyum.

Interaksi hangat itu menciptakan suasana akrab antara pemerintah daerah dan para pelaku UMKM.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM di Lampung, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan usaha.

Melalui pelatihan dan pendampingan seperti ini, diharapkan para pelaku UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah. (NR/N)