Dekan FISIP Unila Dorong Mahasiswa Baru 2026 Lebih Peka dan Berkontribusi untuk Kemajuan Lampung

LAMPUNG – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si., mendorong mahasiswa baru tahun 2026 untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar.

Pesan tersebut disampaikan Prof. Anna dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FISIP Unila, Kamis (13/8/2026). Ia mengajak mahasiswa menjadikan masa awal perkuliahan sebagai momentum untuk membangun karakter, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempersiapkan diri agar mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan Provinsi Lampung.

Menurut Prof. Anna, kehidupan perguruan tinggi harus dimanfaatkan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan secara menyeluruh. Proses belajar tidak cukup hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga harus mendorong mahasiswa memahami berbagai fenomena sosial yang terjadi di sekitarnya.

“Kami berharap seluruh mahasiswa FISIP yang baru tahun 2026 bisa belajar lebih giat lagi, untuk lebih peka terhadap fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kepekaan terhadap lingkungan merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa FISIP. Sebagai bagian dari masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu melihat berbagai persoalan secara kritis, memahami penyebabnya, serta memiliki kepedulian untuk ikut mencari solusi.

Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama berada di bangku kuliah akan lebih bermakna apabila dapat digunakan untuk memahami dan menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.

Selain mendorong mahasiswa untuk lebih peka terhadap lingkungan, Prof. Anna mengingatkan mahasiswa baru agar menjaga sikap, perilaku, serta nilai-nilai yang berlaku di lingkungan masyarakat.

Ia menilai kualitas mahasiswa tidak hanya tercermin dari kemampuan akademik, tetapi juga dari cara bersikap, berinteraksi, dan membawa diri di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

“Untuk tetap menjaga adat dan perilaku serta berkualitas baik, sehingga kita bisa lebih bermanfaat untuk tidak hanya diri kita sendiri, tapi juga untuk orang lain dan keluarga,” katanya.

Pesan tersebut menjadi penting karena mahasiswa membawa identitas sebagai bagian dari FISIP Unila. Karena itu, setiap mahasiswa diharapkan mampu menjaga nama baik almamater melalui perilaku yang positif, baik selama menjalani kehidupan kampus maupun ketika berada di tengah masyarakat.

Prof. Anna juga menekankan bahwa pendidikan tinggi seharusnya tidak berhenti pada pencapaian gelar. Mahasiswa perlu membangun kualitas diri melalui pengalaman organisasi, interaksi sosial, kegiatan akademik, maupun berbagai aktivitas yang dapat mengembangkan kemampuan dan kepedulian mereka.

Lebih jauh, Prof. Anna berharap mahasiswa baru FISIP Unila dapat memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama masa perkuliahan untuk memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan.

Ia menilai generasi muda memiliki posisi strategis dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Dengan bekal pengetahuan, kreativitas, inovasi, serta kepedulian sosial, mahasiswa dapat mengambil peran dalam memberikan gagasan maupun solusi terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat.

“Kita bisa memberikan kontribusi terbaik kita untuk mendukung program-program yang ingin mewujudkan Lampung yang lebih maju, Lampung yang lebih hebat, Lampung yang lebih keren, agar semua rakyat Lampung bisa lebih sejahtera,” ungkapnya.

Menurut Prof. Anna, kontribusi mahasiswa tidak harus selalu dimulai dalam bentuk sesuatu yang besar. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar, kemauan untuk belajar, kemampuan bekerja sama, serta keberanian menyampaikan gagasan juga merupakan bentuk kontribusi yang dapat dikembangkan sejak berada di bangku kuliah.

Karena itu, mahasiswa baru diminta tidak hanya menjadi penonton terhadap berbagai perubahan yang terjadi di masyarakat. Mereka diharapkan mampu menjadi bagian dari generasi yang memiliki kepedulian dan keberanian untuk mengambil peran sesuai bidang keilmuan masing-masing.

PKKMB FISIP Unila 2026 menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses pendidikan di fakultas.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan dengan kehidupan akademik, tetapi juga mendapatkan pesan mengenai pentingnya membangun karakter, menjaga perilaku, meningkatkan kepekaan sosial, dan mempersiapkan diri untuk berkontribusi setelah menyelesaikan pendidikan.

Prof. Anna berharap mahasiswa baru dapat menjalani masa perkuliahan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan berbagai kesempatan yang tersedia untuk mengembangkan potensi diri. Dengan perpaduan antara kemampuan akademik, karakter yang baik, kepekaan terhadap persoalan sosial, serta kemauan untuk berkontribusi, mahasiswa FISIP Unila diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.

Pada akhirnya, keberadaan mahasiswa sebagai generasi muda diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung terwujudnya Lampung yang lebih maju dan sejahtera melalui pengetahuan, gagasan, kreativitas, dan kontribusi nyata di berbagai bidang. (NR/N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *