Calon Jamaah Haji Kota Bandar Lampung Gagal Berangkat Ditahun 2020

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW(2/6) – Kementerian Agama (Kemeneg) Kota Bandarlampung mengumumkan pembatalan penyelenggaraan ibadah haji 1441 H/ 2020 ke Mekah karena pandemi virus corona (covid 19), Selasa, (2/6/2020).

Saat ditemui dikantor ya, Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Abdul Basid menyampaikan bahwa pembatalan ibadah haji tahun ini berdasarkan surat keputusan pemerintah pusat melalui menteri agama.

” Ini tidak akan keburu untuk melakukan persiapan segala sesuatunya karena seharusnya tanggal 26 juni untuk kloter pertama sudah berangkat, makanya pemerintah mengambil keputusan pembatalan keberangkatan, dan tentunya pemerintah pusat juga sudah berkoordinasi dengan kedutaan besar Arab Saudi, ” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, seiring dengan kebijakan pembatalan pemberangkatan tersebut, jamaah haji yang telah melunasi biaya perjalanan haji tahun 1441 H bisa menarik kembali uang setoran lunas.

” Apabila jamaah haji yang melunasi tahun ini akan otomatis berangkat tahun depan, dan bagi jamaah haji yang tidak menarik pelunasanya, maka biaya pelunasan haji akan di kelola secara terpisah oleh BPKH dan hasil pengendapan ini akan di kembalikan nilai manfaatnya/optimalisasi ke jamaah 30 hari sebelum keberangkatan kloter pertama tahun depan, ” jelasnya.

Menurut dia, sesuai dengan aturan Kementerian Agama keberangkatan jamaah haji tahun 2020 menjadi tahun 2021 dan untuk tahun selanjutnya akan mundur ke tahun berikutnya, kecuali ada penambahan kuota 100% dari Arab Saudi.

” Jika jamaah haji tahun ini diberangkatkan tahun depan otomatis yang tahun depan mundur di 2022, kecuali Arab Saudi menambah kuota 100 %, tetapi itu hal tidak mungkin karena di Mina tidak cukup untuk menampung para jamaah tahun ini sudah membludak, ” katanya

Dari data yang diperoleh, jumlah jamaah haji di Indonesia tahun ini 221 ribu, yang terbagi menjadi dua jamaah haji reguler dan khusus.

” Jumlah korban kuota di Lampung sebanyak 7.050, sementara untuk kota Bandarlampung 1.497 sampai hari ini jamaah haji yang sudah siap berangkat berjumlah 1.310,” ujarnya.

Abdul juga berharap dengan adanya penundaan ini agar semua jamaah haji tahun ini lebih bersabar.

” Ini sudah takdir allah, karena apa yang di putuskan allah itu terbaik untuk kita. Saya harap para jamaah tetap menjaga kesehatan dan insyaallah beliau yang tidak bisa berangkat tahun ini bisa berangkat tahun depan. ” pungkasnya. (din/rf)