
LAMPUNG – Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, menegaskan pentingnya harmonisasi pembangunan berkelanjutan dalam menjaga kedaulatan bangsa Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah pemaparan yang mengusung tema “Harmonisasi Pembangunan Berkelanjutan dalam Bingkai Kedaulatan Bangsa Indonesia”.
Dalam paparannya, Bima Arya menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus memperhatikan aspek lingkungan, sosial, serta ketahanan nasional. Menurutnya, keberlanjutan pembangunan menjadi kunci dalam memastikan Indonesia tetap berdaulat di tengah berbagai tantangan global, termasuk perubahan iklim, dinamika geopolitik, dan ketimpangan antarwilayah.
Ia menjelaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Pemerintah daerah, lanjutnya, memiliki peran strategis dalam mengelola potensi lokal secara optimal tanpa mengabaikan prinsip-prinsip kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan yang tidak selaras akan berpotensi menimbulkan ketimpangan dan melemahkan daya saing bangsa. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi kebijakan yang terintegrasi dari pusat hingga daerah,” ujar Bima Arya pada Jumat (17/04/2026)
Lebih lanjut, ia juga mendorong penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman. Inovasi, kolaborasi lintas sektor, serta partisipasi masyarakat dinilai menjadi elemen penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan berkelanjutan.
Melalui pendekatan tersebut, pemerintah diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan stabilitas sosial, sehingga kedaulatan bangsa Indonesia dapat terus terjaga dalam jangka panjang. (NR)
