LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Seiring bertambahnya usia, bayi akan menunjukkan berbagai keterampilan baru. Sebelum belajar merangkak misalnya, umumnya bayi akan menguasai keterampilan berguling di 6 bulan pertama kehidupannya, perkembangan bayi biasanya sangat pesat.
Berguling membutuhkan kontrol kepala yang baik dan kekuatan pada otot leher dan lengan. Agar bayi bisa melatih kontrol kepala dan kekuatan otot leher serta lengannya, orang tua perlu sering mengajak bayi tengkurap atau tummy time.
Sebagian bayi mulai mencoba berguling dari perut ke punggung pada usia sekitar 2 bulan. Namun bayi yang lain mungkin saja butuh waktu satu atau dua bulan lebih lama untuk bisa berguling sendiri.
Sehingga, rata-rata bayi bisa berguling sendiri pada usia 4 bulan. Kemudian pada usia 6 bulan, bayi seharusnya sudah bisa berguling beberapa kali. Jadi, jika di umur 6 bulan bayi belum bisa berguling, maka ini adalah tanda keterlambatan perkembangan,
Mengutip Medical News Today, ada beberapa tanda yang menunjukkan bayi siap berguling. Berikut tanda-tandanya:
- Bisa mengangkat kepala dan bahu lebih lama saat sedang ditengkurapkan.
- Dapat berguling ke bahu atau samping saat ditengkurapkan.
- Kakinya dapat menendang saat dalam posisi telentang.
- Kekuatan kaki dan pinggulnya meningkat, seperti mengangkat pinggul menggunakan kaki.
- Beberapa bayi mungkin terlihat ‘tidak sengaja’ berguling dan tampak takut atau terkejut saat melakukannya.
Nah agar bayi bisa cepat berguling, Anda bisa membantunya membangun kekuatan. Salah satunya dengan lebih sering mengajak bayi tengkurap, agar membangun kekuatan di punggung, leher, dan lengannya, yang bayi perlukan untuk berguling.
Kemudian, Anda juga bisa mengajak bayi bermain di lantai sambil tengkurap setiap hari, dan pancing agar mereka mau berguling. Bisa dengan meniru suara si kecil, bernyanyi, membaca, atau menunjukkan kepada bayi mainan atau gambar berwarna-warni. (Ist/Zar/AA)
