BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (30/3) – Persatuan guru Nahdatul Ulama (Pergunu) menggelar peringatan hari lahir (harlah) ke-67 dan sarasehan kebangsaan, di Aula Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) , Jalan Gatot Subroto, Pahoman, Bandar Lampung, Jumat (29/3/2019) sore.
Peringatan Harlah dan sarasehan kebangsaan tersebut dibuka oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Walikota Bandar Lampung Herman HN, Kemenag Provinsi, Kemenag Kota, anggota DPRD Kota termasuk pengurus pusat PERGUNU (empat orang), dan ratusan peserta sarasehan yang berasal.dari seluruh Indonesia.
![]()
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi Pergunu, dan menitipkan dunia pendidikan dalam segi agama islam, untuk menyiarkan pendidikan islam, namun juga dapat mencintai NKRI kepada para peserta didik.
” Selamat hari lahir untuk Pergunu yang ke-67 tahun. Saya terus berharap untuk menitipkan dunia pendidikan kepada pergunu, semoga pergunu bukan hanya mengajarkan kaidah-kaidah islam, namun juga dapat menanamkan rasa cinta tanah air, mencitai NKRI,” ucapnya.
![]()
Sementara, Walikota Bandar Lampung Drs. H. Herman HN, MM juga mengucapkan selamat Harlah kepada Pergunu.
” Saya ucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara dalam rangka harlah Pergunu yang ke-67, mudah-mudahan Pergunu bisa lebih eksis lagi, lebih baik lagi kedepan, sehingga guru-guru kita lebih bagus lagi kedepan, mencetak kader-kader bangsa kita dengan baik, terutama urusan agama islam,” tandasnya.
Ditempat yang sama, Wakil Ketua Pergunu pusat, Saepuloh mengungkapkan bahwa kegiatan ini dalam rangka harlah Pergunu ke-67 dan harlah NU.
” Ini dalam rangka harlah Pergunu dan harlah Nu, dan dilanjutkan dengan sarasehan kebangsaan dalam rangka penguatan peranan guru dalam kedaulatan NKRI,” ungkapnya.
![]()
Saepuloh menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar selama tiga hari (29-31 maret) tersebut bertujuan untuk mempertegas peranan guru dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.
” kita ingin mempertegas, peranan guru sangat penting sekali dalam mempertahankan kedaulatan NKRI. Karena sekarang dunia pendidikan sedang diserang dengan isu intoleran, isu radikal. Maka disini, Pergunu harus bisa tampil untuk menangkal permasalahan tersebut, dalam hal pendidikan,” pungkasnya.
Diketahui, penringatan harlah Pergunu ke-67 dan sarasehan kebangsaan yang dibuka oleh menteri agama tersebut diikuti oleh 350 orang anggota Pergunu dari seluruh Indonesia, ditambah peserta Pergunu dari Lampung sendiri, dengan total peserta sarasehan sebanyak 500 orang. (din)
