BANDARLAMPUNG,LAMPUNG SEGALOW (22/2)- Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung akan memperkuat UMKM berbasis komunitas. Hal tersebut dalam upaya meningkatkan produktivitas.
“Maka saya sampaikan jika kita bicara mengenai produktivitas dan hilirisasi. Berarti kita bicara dari hulu hingga hilir mengenai basis komunitas,”katanya.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Lampung Agus Nompitu menjelaskan, salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas dan hilirisasi yakni dengan cara penguatan basis komunitas untuk komoditas.

Contohnya, basis komunitas yang terdiri dari komoditas pertanian. Pertanian dalam arti luas mencakup perkebunan, perternakan, hortikultura dan sebagainya.
“Dalam hal ini kita harus kuatkan pada basis komunitasnya dan pada akhirnya komunitas ini akan menjadi apa atau kebiajakanya bagaimana. Apa adanya badan usaha atau badan hukumnya dan sebagainya,”jelas Agus Nompitu di Kantor Perwakilan (KPW) Bank Indonesia(BI) Lampung, Rabu (22/02/2020).
Jika menggunakan badan hukum, maka gunakan badan hukum yang sesuai dengan UUD 1945 yakni Koperasi.
“Jadi kita harapkan dengan adanya badan hukum atau koperasi berbasis komunitas misalnya gapoktan,kelompok tani,kelak akan mempermudah UMKM yang bergabung dalam koperasi.Tujuannya saling membantu komunitasnya supaya bisa meningkatkan perekonomian kedepannya,”tuturnya di coffee morning peningkatan produktivitas dan hilirasi komoditi Kakao dan Ubi kayu di Provinsi Lampung.
Jika sudah dikuatkan maka aspek pembiayaan nya, aspek penjualnya, modalnya, pemasaran sampai dengan daya saingnya akan kita kawal atau di monitoring. (Ve/rf)
