BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (10/6)- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui Liaison Officer (LO) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan monitoring mengenai pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Bumi Ruwai Jurai.
Liaison Officer (LO) BNPB Marsekal Muda TNI Nazirsyah mengatakan pihaknya terus memperhatikan keadaan di Lampung dan khususnya untuk daerah yang prioritas terkena penyebaran covid-19 misalnya tempat perkuliahan, pasar, MALL dan lain-lain.
Ia mengatakan untuk perkuliahan kemarin sudah kita bahas dengan gubernur Lampung.
Kemudian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga meminta untuk para rektor universitas membuat protokol kesehatan di universitas masing-masing.
” Dan kebutalan sudah dibuat oleh Universitas BandarLampung. Dan sudah saya liat itu ada,”kata Marsekal di Posko Satgas Terpadu Penanganan Covid-19, Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur, Bandarlampung, Rabu (10/6/2020).
Sedangkan untuk surat edaran (SE) sudah dikirimkan ke gugus tugas dan akan membuat kajian yang komperenship dari universitas lalu dikirimkan ke gubernur. Kemudian gubernur mengirimkan surat edaran tersebut kepada kemendikti dan tembusannya ke gugus tugas nanti dari gugus tugas yang akan mendorong supaya segera dibahas.
“Keputusannya dari kemendikti. Dan mudah-mudahan follow up nya tidak lama,”jelasnya
Sementara itu untuk secara umum di Provinsi Lampung yang masuk kedalam zona hijau ada 2 yakni kabupaten Mesuji dan Lampung timur.
Namun ada perkembangan baru yakni zona kuning yang resikonya rendah dan ada 10 kabupaten yang juga diharapkan mengikuti new normal yang telah diperintahkan oleh pemerintah Provinsi Lampung.
“Minggu depan akan kita bahas untuk protokol kesehatan yang ada di tempat umum di segala bidang misalnya Mall,rumah sakit dan akan kita buat situs sendiri mungkin di Kominfo sehingga kita bisa dengan mudah melihat seperti apa protokol kesehatan di macam-macam bidang,”ucapnya saat di wawancarai oleh lampungsegalow.co.id

Marsekal menambahkan minggu depan kalau tidak ada halangan akan dilaksanakan rapid test masal untuk BandarLampung,Lampun Selatan, Lampung Tengah, Pesawaran dan prioritas daerah terendu yang kemungkinan kita prediksi adanya penyebaran covid-19.
“Rapid test akan dimulai dari pasar-pasar, MALL, terminal tempat-tempat keramaian yang paling sering dikunjungi masyarakat atau daerah yang banyak bersentuhan dengan orang lain,”tambahnya (ve/rf)
