Dinkes Akan Siapkan Protokol New Normal di Segala Bidang

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (10/6)-Dinas kesehatan Provinsi Lampung terus melakukan monitoring, rapid test masal dan akan menerapkan protokol new normal guna memutus rantai penularan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Bumi Ruwa Jurai.

“Disegala bidang akan kita terapkan. Karena sekarang awal masuk perkuliahan maka setiap universitas harus menerapkan protokol kesehatan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana mengatakan perkuliahan memang akan dibuka kembali tetapi harus menunggu arahan dari presiden dan Gubernur Lampung terlebih dahulu.

Tadi pada saat video Conference Gubernur mengarahkan pada masing-masing satuan kerja (SATKER) nanti untuk membuat protokol new normal jika ingin dibuka.

“Misalnya seperti perkuliahan harus jelas protokol kesehatannya seperti apa. Mungkin tidak ada halangan untuk memberikan sekolah dirumah atau sekolah online bagi anak yang menempuh pendidikan di taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, bahkan Sekolah Menengah Atas ,”kata Reihana di Posko Satgas Terpadu Penanganan Covid-19, Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur, Bandarlampung, Rabu (10/6/2020).

Namun, jika untuk mahasiswa sudah bisa kuliah lagi. Karena mereka sudah cukup dewasa dan sudah mengetahui juga apa yang harus ditaati dan dilakukan dengan protokol kesehatan.

“Hal tersebut harus dikaji dan ada protapnya dulu. Jadi betul mungkin salah satu tempat jika ingin masuk harus menggunakan alat pengecek suhu,siapkan handsanitizer,gunakan masker dan sediakan tempat cuci tangan. Sedangkan di tempat hiburan jumlah pengunjungnya harus dikurangi. Misalnya yang tadinya maksimal 100 orang sekarang harus 50 orang isinya, begitu juga dengan jumlah mahasiswa yang melakukan perkuliahan harus dikurangi agar dapat memutus rantai penularan,”jelasnya

Kemudian untuk waktu kuliah bisa diatur nanti oleh universitas dan mahasiswa yang akan menempuh pendidikan dapat bergantian.

Reihana menambahkan untuk acuan harga rapid test itu dari Badan Nasional Penanggulangannya Batuan (BNPB) atau gugus tugas pusat sesuai dengan jenis-jenis rapid test yang memang kualitasnya dari yang paling baik, sedang dan menenggah.

“Makanya masyarakat Jangan sampai rugi karena dilapangan udara tidak akan diterima hasil rapid test yang dari rumah sakit ataupun klinik. Sudah diingatkan harus rumah sakit yang bersurat dulu lalu minta izin atau duduk bersama untuk bekerjasama membantu masyarakat,”tambahnya

Selanjutnya, banyak masyarakat yang tau bahwa rapid test di dinas kesehatan tidak akan berbayar karena telah disiapkan oleh pemerintah dan masyarakat juga sudah tau kalau bukan dari dinas kesehatan tidak akan diterima .

“Rapid test saat ini hanya ada di dinas kesehatan kabupaten/kota dan semuanya juga ada dana Refocusing jadi gunakan itu. Kami Dinas Kesehatan Provinsi Lampung juga sampai saat ini mensupport,”ucapnya

Lebih lanjut, terkait dengan rapid test masal rencananya nanti akan dilakukan di Bandarlampung, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Pesawaran. Dan akan fokus ke pasar-pasar serta terminal. Karena yang ditakutkan pasar akan menjadi cluster terbaru dari penyebaran (penularan) covid-19.

Untuk pelaksanaan sedang dipersiapkan dan harus menyediakan logistik terlebih dahulu. “Kalau dalam waktu ini selesai, ya secepatnya akan dilakukan rapid test masal. Kami sedang menunggu data dari kabupaten/ kota ada berapa rapid test yang mereka punya dan anti selebihnya dinas kesehatan Provinsi Lampung yang membantu”.

Alasan kenapa empat daerah tersebut yang harus dilakukan rapid test karena jumlah penduduk. “Memang kalau mau new normal itukan yang saya sampaikan dan keluarkan seharusnya Waykanan, tulang bawang,Mesuji dan tambah satu lagi yang memang zona hijau dari Lampung timur. Namun ada pertimbangan lain bersama Pemerintahan bahwa BandarLampung setelah ditampilkan di data Badan Nasional Penanggulangan Bantuan (BNPB) sudah menunjukkan warna oranye artinya tingkat penularannya sudah sedang jadi sudah ada kemajuannya dan bisa ditekankan.(ve/rf)